Hubungan antara Self Efficacy dengan Komunikasi Sains Siswa pada Pendekatan Pembelajaran Investigation Based Scientific Collaboration (IBSC) pada topik Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Siswa SMA

dc.contributor.authorShinta Nur Aisyah
dc.date.accessioned2026-02-09T07:30:52Z
dc.date.issued2025-04-15
dc.descriptionReupload File Repository 9 Februari 2026 Maya/Mita
dc.description.abstractSelf-efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan. Dalam pembelajaran sains, self-efficacy berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam memahami dan mengomunikasikan konsep ilmiah, baik secara lisan maupun tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat self-efficacy dengan keterampilan komunikasi sains lisan dan tulis siswa melalui pendekatan Investigation-Based Scientific Collaboration (IBSC) pada topik konservasi dan keanekaragaman hayati. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Jember dengan melibatkan dua kelas eksperimen, yaitu kelas XE dan XG. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui penilaian presentasi menggunakan rubrik serta soal esai yang dianalisis menggunakan uji Statistik deskriptif, Uji Kolmogorov Smirnov dan Uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif sedang antara tingkat self-efficacy siswa dengan keterampilan komunikasi sains lisan (r = 0,403, p = 0,001) serta komunikasi sains tulis (r = 0,406, p = 0,001). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat self-efficacy siswa, semakin baik pula keterampilan komunikasi sains mereka. Namun, terdapat faktor lain yang turut mempengaruhi keterampilan komunikasi sains, seperti pengalaman berbicara di depan umum, metode pembelajaran yang digunakan, serta lingkungan akademik siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa self-efficacy memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi sains siswa. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran, guru perlu menerapkan strategi yang tidak hanya meningkatkan self-efficacy, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, keberanian berpendapat, dan pengalaman berkomunikasi dalam berbagai situasi. Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain memberikan lebih banyak kesempatan presentasi, membangun lingkungan belajar yang mendukung, serta memberikan umpan balik yang konstruktif.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Bevo Wahono, S.Pd., M.Pd., Ph.D. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Drs. Slamet Hariyadi, M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2376
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Pendidikan
dc.subjectSelf-efficacy
dc.subjectkomunikasi sains
dc.titleHubungan antara Self Efficacy dengan Komunikasi Sains Siswa pada Pendekatan Pembelajaran Investigation Based Scientific Collaboration (IBSC) pada topik Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Siswa SMA
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Shinta Nur Aisyah - 210210103064.pdf
Size:
1.01 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: