Hubungan paparan Pestisida dengan Gejala Iritasi Saluran Pernapasan pada Petani Buah di Desa Suren Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember

dc.contributor.authorAhwalin Indana Putri
dc.date.accessioned2026-06-15T06:44:04Z
dc.date.issued2025-11-18
dc.descriptionreupload repository_Magang SP_Reza Validasi file repositori 15 Juni 2026_Firli
dc.description.abstractPaparan pestisida pada petani padi merupakan salah satu faktor risiko penting yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Petani seringkali terpapar pestisida melalui proses penyemprotan, baik akibat penggunaan pestisida dengan konsentrasi tinggi, durasi penyemprotan yang lama, frekuensi penyemprotan yang sering, maupun penggunaan alat pelindung diri (APD) yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan pestisida terhadap gejala iritasi saluran pernapasan pada petani padi di Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 86 petani padi. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang meliputi karakteristik responden, faktor internal dan eksternal paparan pestisida, serta gejala iritasi saluran pernapasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, Fisher Exact Test, dan Monte Carlo Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia 36–45 tahun (45,3%), yang termasuk dalam kategori usia produktif. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (87,5%). Petani yang merokok sebanyak 55,8%. Masa kerja petani mayoritas adalah ≥ 5 tahun (69,8%). Jenis pestisida yang paling banyak digunakan adalah insektisida (54,7%). Sebagian besar petani melakukan penyemprotan dengan durasi lebih dari 2 jam per hari (68,6%), dan frekuensi penyemprotan lebih dari 2 kali per minggu (69,8%). Konsentrasi pestisida yang digunakan sebagian berada pada kategori sedang (37,2%). Penggunaan alat pelindung diri masih rendah, di mana 46,5% petani tergolong kurang dalam penggunaan masker, dan hanya 32,6% yang menggunakan masker sesuai standar (N95 atau kain tebal tiga lapis). Sebanyak 68,6% responden dilaporkan mengalami gejala iritasi saluran pernapasan, dengan kategori gejala terbanyak adalah gejala ringan (61,6%). Gejala yang paling sering dikeluhkan adalah batuk, sesak napas, nyeri tenggorokan, pilek atau hidung tersumbat, serta bersin. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor internal yang memiliki hubungan signifikan dengan gejala iritasi saluran pernapasan adalah usia (p=0,039) dan kebiasaan merokok (p=0,006). Sementara itu, dari faktor eksternal ditemukan hubungan signifikan pada lama penyemprotan (p=0,025), konsentrasi pestisida (p=0,016), dan penggunaan masker (p=0,019). Jenis pestisida dan frekuensi penyemprotan tidak menunjukkan hubungan signifikan (p>0,05), meskipun secara deskriptif kelompok dengan frekuensi penyemprotan tinggi menunjukkan lebih banyak gejala iritasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa paparan pestisida, baik dari faktor internal maupun eksternal, berhubungan signifikan dengan gejala iritasi saluran pernapasan pada petani padi. Penggunaan masker yang konsisten serta pengendalian faktor risiko lain sangat penting untuk menurunkan dampak kesehatan akibat paparan pestisida.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: dr. Ragil Ismi Hartanti, M.Sc.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8971
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectPaparan Pestisida
dc.subjectPetani Buah
dc.subjectIritasi
dc.subjectSaluran Pernapasan
dc.titleHubungan paparan Pestisida dengan Gejala Iritasi Saluran Pernapasan pada Petani Buah di Desa Suren Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Ahwalin Indana Putri - 212110101195.pdf
Size:
1.07 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
reupload repository_Magang SP_Reza

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: