PraRancangan Pabrik Bioavtur dari Kelapa Sawit dengan Proses HEFA Kapasitas 100.000 Ton/Tahun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pabrik Bioavtur berbahan baku Kelapa sawit ini dirancang dengan kapasitas
100.000 ton/tahun dan waktu operasi 330 hari/tahun. Pabrik direncanakan akan
didirikan di Jl. Cut Nyak Dien, Dumai, Kota Dumai, Riau. Pabrik ini dalam
kapasitasnya per jam dapat menghasilkan 12.626,26 kg bioavtur sebagai produk
utama dan 6.460,35 kg nafta, 1.453,42 kg biodiesel, serta 10.450,3 kg kernel
sebagai produk samping dengan bahan baku yang dibutuhkan sebesar 80.026,34 kg
kelapa sawit. Pada prarancangan pabrik ini, bioavtur diproduksi melalui 3 tahapan
proses, yaitu persiapan bahan baku, reaksi hydrotreating dan hydrocracking, serta
pemurnian produk. Tahap persiapan bahan baku meliputi, pengolahan kelapa sawit
menjadi Crude Palm Oil (CPO) hingga dimurnikan menjadi Refined, Bleached
Palm Oil (RBPO). Tahap berikutnya adalah reaksi hydrotreating CPO dengan
hidrogen dan hydrocracking biodiesel dengan hidrogen menggunakan multitubular fixed bed reactor (R-120 dan R-220) pada suhu 332-398 ⁰C dan tekanan 51
atm. Selanjutnya, produk keluaran reaktor hydrocracking akan dikondensasi
kemudian dipisahkan campuran gas, hidrokarbon, dan waste water menggunakan
gas-liquid separator (H-310) pada suhu 60 ⁰C dan tekanan 16 atm. Tahap terakhir
adalah pemurnian produk menggunakan distilasi (D-320) pada suhu 332 ⁰C dan
tekanan 2,2 atm dengan produk utama berupa nafta, dan side produk berupa nafta
dan biodiesel. Bioavtur yang dihasilkan memiliki kemurnian sebesar 98,35%.
Bentuk perusahaan yang direncanakan pada pra-rancangan pabrik Bioavtur ini
adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menerapkan struktur organisasi berbentuk
line and staff. Jumlah karyawan yang dibutuhkan sebanyak 239 orang. Hasil
analisis ekonomi menunjukkan bahwa keuntungan penjualan bersih sebesar Rp
219.788.444.712, tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 39,44%, waktu
pengembalian modal (POT) adalah 2,02 tahun. Dengan demikian, titik impas (BEP)
mencapai 48,94%. Berdasarkan evaluasi ekonomi tersebut, maka pabrik Bioavtur
dengan kapasitas produksi 100.000 ton/tahun layak untuk didirikan.
Description
Reupload File Repositori 27 Maret 2026_Maya/Lia
