Daya Saing dan Dinamika Ekspor Kakao Indonesia di Pasar Internasional

dc.contributor.authorLatifatus Zahro
dc.date.accessioned2026-08-26T07:07:36Z
dc.date.issued2026-07-28
dc.descriptionFinalisasi Rudy K
dc.description.abstractIndonesia merupakan salah satu negara eksportir kakao utama di dunia yang memiliki potensi besar dalam perdagangan internasional. Namun, penurunan produksi kakao domestik, meningkatnya tuntutan standar mutu dan keberlanjutan di negara tujuan menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing ekspor kakao Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya saing ekspor kakao Indonesia, posisi perdagangan ekspor, serta potensi pengembangan pasar ekspor kakao Indonesia di pasar internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder time series periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), FAO, Outlook Kakao, dan Trade Map. Komoditas yang dianalisis meliputi biji kakao (HS 1801), lemak kakao (HS 1804), dan bubuk kakao (HS 1805) pada lima negara tujuan ekspor utama, yaitu India, Malaysia, China, Amerika Serikat, dan Belanda. Analisis dilakukan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Competitiveness Index (ECI), Export Product Dynamics (EPD), dan X-Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kakao memiliki daya saing komparatif yang cenderung menurun setelah tahun 2014 dan posisi perdagangan didominasi kategori lost opportunity serta retreat. Sebaliknya, bubuk kakao dan lemak kakao memiliki daya saing komparatif dan kompetitif yang lebih kuat dengan posisi perdagangan didominasi kategori rising star. Berdasarkan hasil X-Model, pasar bubuk kakao dan lemak kakao di India, Malaysia, China, dan Amerika Serikat termasuk dalam kategori pasar optimis, sedangkan Belanda berada pada kategori pasar potensial. Untuk biji kakao, Malaysia merupakan pasar optimis, sementara India, China, dan Amerika Serikat tergolong pasar potensial, serta Belanda merupakan pasar tidak potensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk kakao olahan memiliki peluang pengembangan pasar yang lebih baik dibandingkan biji kakao. Oleh karena itu, penguatan kebijakan hilirisasi, peningkatan kualitas produk, serta pemenuhan standar negara tujuan perlu terus dioptimalkan guna meningkatkan daya saing ekspor kakao Indonesia.
dc.description.sponsorshipIr.Rena Yunita Rahman SP., MSi.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14425
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectbiji kakao
dc.subjectbubuk kakao
dc.subjectlemak kakao
dc.subjectdaya saing
dc.subjectekspor
dc.subjectRCA
dc.subjectECI
dc.subjectEPD
dc.subjectX-MODEL
dc.titleDaya Saing dan Dinamika Ekspor Kakao Indonesia di Pasar Internasional
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510601042 - LATIFATUS ZAHRO - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
515.74 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510601042 - LATIFATUS ZAHRO - BAB 1.pdf
Size:
460.7 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510601042 - LATIFATUS ZAHRO - BAB 2.pdf
Size:
670.3 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510601042 - LATIFATUS ZAHRO - BAB 3.pdf
Size:
493.03 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221510601042 - LATIFATUS ZAHRO - BAB 4.pdf
Size:
885.53 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: