Analisis Sistem Pemantauan Kelembapan Tanah Kualitas Lahan Pertanian Dan Panel Surya

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Sektor pertanian berfungsi sebagai pilar ekonomi utama masyarakat Desa Jenggawah. Peningkatan efisiensi pertanian dan manajemen mutu yang lebih baik menjadi kunci untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Dalam era pertanian modern, teknologi pemantauan real-time telah menjadi instrumen yang penting dalam pengelolaan lahan pertanian yang efektif. Dalam pengoperasian alat pemantauan lahan ini membutuhkan pasokan energi listrik yang stabil dan dapat diandalkan. Penelitian ini mengedepankan pendekatan teoretis dan desain konseptual mengenai sistem hybrid photovoltaic (PV). Sistem ini akan menggunakan panel photovoltaic dan modul generator termoelektrik (TEG) untuk meningkatkan efektivitas hasil keluaran daripada menggunakan satu keluaran saja. Dengan menggunakan sistem hybrid, diharapkan generator termoelektrik dapat mengubah energi panas buangan dari proses konversi photovoltaic, sehingga tidak ada energi yang terbuang. Hasil konversi sinar matahari dan generator termoelektrik untuk mengubah konversi panas dari kerja photovoltaic menjadi tenaga listrik yang masuk diolah dan dikirim. Suhu, tegangan, arus dan daya yang dicatat oleh sensor dikirimkan ke mikrokontroler, yang kemudian mengolah dan menampilkan data tersebut melalui Mobile web. Berdasarkan hasil pengujian , menunjukkan bahwa sistem hybrid lebih optimal dibandingkan sistem non – hybrid dengan menggunakan pengujian beban penuh, dicapai daya output dan besaran efisiensi pada sistem hybrid sebesar .... W dan ... %. Pada proses pengujian penyuplaian daya beban selama 2 hari kurun waktu pukul 06.00 – 17.00, tegangan baterai yang dihasilkan sebesar 10,97 Volt pada fase ini sistem hybrid aktif dan menyuplai daya pada beban. Pada proses charging baterai yang menggunakan baterai 12 Volt dengan kapasitas 40Ah dengan kapasitas energi baterai 480Wh, proses charging baterai terjadi dalam kurun 11 jam sejak dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 17.00 tingkat keterisian baterai sebesar 55,92% dari 100% kapasitas baterai, dengan Waktu yang dibutuhkan dalam proses charging baterai adalah selama 19,68 jam. Kata Kunci : Pertanian Presisi, Sistem Hybrid, Photovoltaic – Thermolectric Generator

Description

Reupload Repositori File 04 Maret 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By