Aksi Kolektif Pemuda Desa Dalam Penguatan Sistem Moral (Studi Kasus Pada Kelompok Informasi Komunikasi Pemuda Krajan)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Aksi kolektif di ruang pedesaan muncul sebagai respons terhadap perubahan sosial di lingkungan masyarakat. Fenomena ini sebagaimana terjadi di Dusun Krajan, Desa Kasiyan, ketika para pemuda membentuk kelompok Informasi Komunikasi Pemuda Krajan (IKPK) sebagai upaya menguatkan kembali sistem moral yang mengalami kemerosotan akibat maraknya perilaku negatif di kalangan pemuda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme terbentuknya aksi kolektif pemuda, serta memahami bentuk aksi kolektif yang dilakukan dalam penguatan sistem moral berbasis keagamaan Islam, dengan menggunakan perspektif teori aksi kolektif Charles Tilly. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuknya aksi kolektif IKPK diawali oleh keresahan pemuda terhadap maraknya perilaku negatif di lingkungan sekitar. Keresahan tersebut berkembang menjadi kepentingan kolektif yang kemudian dilembagakan melalui pembentukan organisasi secara mandiri. Dalam perkembangannya, IKPK menghadapi dinamika sosial baik berupa dukungan maupun hambatan yang memengaruhi keberlangsungan aksi. Bentuk aksi kolektif yang dilakukan adalah kegiatan sosial keagamaan. Aksi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk mereproduksi dan menguatkan kembali nilai-nilai moral dalam kehidupan masyarakat. Kata kunci: Aksi kolektif, Pemuda desa, Sistem moral, Kelompok IKPK, Charles Tilly

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 25 Juni 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By