Resiliensi Lansia Seniman Tari Gandrung Terob Banyuwangi dalam Upaya Memenuhi Kebutuhan Hidup

Abstract

Di era modern, profesi seniman menjadi profesi yang kurang diminati masyarakat. Namun, sebagian lansia di Kabupaten Banyuwangi berusaha memenuhi kebutuhan hidup sebagai seniman tari gandrung terob di tengah keterbatasan fisik, ketidakpastian peluang pementasan, dan menghadapi pandangan negatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menjelaskan resiliensi lansia seniman tari gandrung terob dalam memenuhi kebutuhan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Informan penelitian ditentukan melalui snowball sampling dengan melibatkan empat lansia seniman tari gandrung terob. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa resiliensi menjadi cara lansia untuk bertahan dan beradaptasi dalam menghadapi kesulitan melalui keterampilan menyelesaikan masalah, kekuatan batin, dan kemampuan mengakses dukungan eksternal untuk memenuhi kebutuhan fisik, rasa aman, cinta dan kepemilikan, harga diri, dan aktualisasi diri di usia lanjut secara menyeluruh.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 03

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By