Pra-Rancangan Pabrik Sirup Glukosa dari Pati Rumbia Menggunakan Proses Hidrolisis Enzimatis Kapasitas 21.000 Ton/Tahun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pabrik Sirup Glukosa berbahan baku Pati Rumbia ini dirancang dengan kapasitas 21.000 ton/tahun dan waktu operasi 330 hari/tahun. Pabrik direncanakan akan didirikan di Jl. P. Sumatera, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Provinsi Riau, Indonesia. Pada prarancangan pabrik ini, sirup glukosa diproduksi melalui 6 tahapan proses, yaitu persiapan bahan baku, gelatinisasi, likuifikasi, sakarifikasi, proses pemurnian, dan proses finishing. Tahap persiapan bahan baku merupakan pengolahan batang sagu menjadi suspensi pati. Tahap berikutnya yaitu gelatinisasi yang dilakukan di dalam Mixer (M-210) dengan penambahan CaCl2 dan air. Tahap berikutnya yaitu tahap likuifikasi yang dilakukan di dalam Reaktor Likuifikasi (R-220) dengan penambahan enzim alpha amilase dan HCl. Tahap selanjutnya yaitu sakarifikasi dengan penambahan enzim glukoamilase pada Reaktor Sakarifikasi (R-230). Tahap pemurnian dilakukan di dalam Ion Exchanger (X-314) dan (x-315) untuk menghilangkan ion pengotor pada slurry. Tahap selanjutnya yaitu finishing dilakukan dengan mengurangi kadar air pada produk dengan menggunakan Evaporator (V-320) yang kemudian disalurkan ke dalam tangka penyimpanan sirup glukosa. Bentuk perusahaan yang direncanakan pada pra-rancangan pabrik Sirup Glukosa ini adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menerapkan struktur organisasi berbentuk line and staff. Jumlah karyawan yang dibutuhkan sebanyak 171 orang. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa keuntungan penjualan bersih sebesar Rp. 234.424.136.295, tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 26%, waktu pengembalian modal (POT) adalah 2,8 tahun. Dengan demikian, titik impas (BEP) mencapai 44%. Berdasarkan evaluasi ekonomi tersebut, maka pabrik Sirup Glukosa dengan kapasitas produksi 21.000 ton/tahun layak untuk didirikan.
Description
Reupload file repository 2 Februari 2026_Ratna
