Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal Dalam Upaya Menjaga Keberlangsungan Industri Rokok di Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Hukum
Abstract
Rokok merupakan komoditas dari hasil olahan tembakau yang dimanfaatkan guna
mensejahterakan rakyat indonesia. Produk rokok seiring berjalannya waktu
mengalami penyimpangan dari ketentuan produk hukum yang dilakukan oleh pihak
produsen dengan mengoperasikan industrti secara ilegal dengan mengedarkan
dikalangan konsumen yang berminat karena tarif produk rokok ilegal cenderung
bertarif terjangkau. Fungsi penegakan hukum yakni sebagai alat pada lingkup sosial
guna mengimplementasikan apa yang diperbolehkan dan apa yang dilarang oleh
regulasi. Rokok Ilegal ditindak penegakan hukum melalui mekanisme yakni dengan
upaya berupa bentuk preventif dan represif. QR Code merupakan sebuah inovasi
baru guna mendeteksi prevalensi produk rokok ilegal yang sebagai alternatif
pencegahan prevalensi produk olahan tembakau di sektor industri yang bersifat
ilegal. Prevalensi rokok ilegal dapat dicegah dengan membentuk, mengelola dan
mengembangkan area IHT atau pada sentra IHT. Produk yang beredar merupakan
pertanggungjawaban pihak produsen kepada pihak konsumen. Produk yang tidak
sesuai dapat diajukan oleh konsumen sebagai hak guna mendapatkan kompensasi.
Uji layak SNI merupakan bentuk pencegahan prevalensi rokok ilegal yang efektif
dan tercantum pada Permendustri Nomor 36 Tahun 2024 Tentang Pemberlakuan
Standar Nasional Indonesia Untuk Kertas Pembentuk Rokok Secara Wajib.
Produsen rokok ilegal dapat dikenai sanksi, namun pihak konsumen tidak dapat
dijatuhi sanksi sebab tidak terdapat produk hukum yang mengatur mengenai sanksi
konsumen rokok ilegal
Description
Reupload Repositori File 25 Mei 2026_Kholif Basri
Validasi repository 11 Juni 2026_Dila/Firly
