Pengetahuan Ibu Dalam Penerapan Feeding Rules Anak Di Posyandu Manggis 20

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Posyandu Manggis 20 merupakan salah satu layanan kesehatan masyarakat yang berada di Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Fenomena yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah adanya permasalahan tumbuh kembang pada beberapa anak, sehingga wilayah ini ditetapkan sebagai lokasi percepatan penurunan stunting melalui Keputusan Bupati Jember Nomor: 188.45/293/1.12/2024. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menangani stunting adalah melalui pembiasaan pemberian makan yang baik sejak dini. Hal ini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan Ibu sebagai cerminan dari perilakunya dalam pemenuhan gizi anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana pengetahuan Ibu dalam penerapan feeding rules anak di Posyandu manggis 20?”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan Ibu dalam penerapan feeding rules anak di Posyandu Manggis 20. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberi pemahaman bagi orang tua dan posyandu tentang pentingnya penerapan feeding rules dalam mendukung pemenuhan gizi anak serta memperkaya literatur akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive area, yaitu di Posyandu Manggis 20 Desa Darsono. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan tiga Ibu yang memiliki anak usia dini sebagai informan kunci dan satu orang kader posyandu sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan Ibu dalam penerapan feeding rules terbentuk melalui tiga tahapan, yaitu (1) memperoleh informasi, (2) mentransformasi informasi, dan (3) mengevaluasi relevansi. Pada tahap pertama memperoleh informasi, pengetahuan Ibu dalam pemberian makan anak melalui kegiatan posyandu, obrolan dengan tetangga, dan berkomunikasi dengan keluarga. Pengetahuan tersebut dicerna dengan mempertimbangkan kondisi dari lingkungan tempat tinggal Ibu serta pengalaman pribadi, sehingga pengetahuan tersebut dipahami secara sederhana. Tahap kedua mentransformasi informasi, pengetahuan Ibu dalam mengolah informasi cara pemberian makan dengan keadaan anak, yaitu ketika sakit, rewel, dan sedang asyik bermain. Penyesuaian ini dipengaruhi oleh pengalaman Ibu dalam kesehariannya, kepercayaan terhadap sumber informasi yaitu keluarga, tetangga, dan kader posyandu, serta berdasarkan keberhasilan dari cara yang Ibu coba sendiri. Tahap ketiga mengevaluasi relevansi, yaitu pengetahuan Ibu dalam menilai efektivitas tindakan berdasarkan pengamatan dan pengalaman pribadi yang didukung oleh masukan dari keluarga, tetangga, dan kader posyandu. Temuan pada penelitian ini adalah jadwal makan tiga kali sehari menjadi aspek feeding rules yang informasinya telah diperoleh ketiga Ibu. Informasi yang telah diperoleh tersebut kemudian ditransformasi menjadi praktik yang dianggap sesuai, yaitu dengan menjadikan tiga kali makan sebagai patokan harian, menyesuaikannya melalui pembagian porsi yang lebih kecil, dan memilih jenis makanan yang disukai anak. Ibu mengevaluasi keberhasilannya melalui perubahan pada perilaku anak, seperti makanan yang habis, anak terlihat tidak rewel, serta tidak memuntahkan makanan. Meskipun anak tampak sehat di rumah, nyatanya data posyandu menunjukkan sebagian anak masih dengan status di bawah garis merah. Hal ini menunjukkan bahwa penilaian personal dan data objektif perlu saling melengkapi agar pemahaman terhadap keberhasilan pemberian makan anak menjadi lebih utuh. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan pengetahuan Ibu dalam penerapan feeding rules anak di Posyandu Manggis 20 terbentuk secara bertahap dari mulai memperoleh informasi, mentransformasi informasi, dan mengevaluasi relevansi. Namun, belum sepenuhnya mengacu pada anjuran feeding rules.

Description

Reupload Repositori File 23 Januari 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By