Sintesis Membran Termodifikasi Nilon dan Kitosan dari Cangkang Kerang Mutiara (Studi Kasus: Uji FTIR, Aktivitas Antibakteri, dan SEM)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Teknologi membran telah digunakan sebagai sistem pemisahan khususnya
dalam pemurnian air karena berpotensi mampu menghilangkan mikroorganisme,
logam berat, serta zat perwarna (dyes). Namun pada proses pemisahan berbasis
membran muncul permasalahan utama pada permukaan membran berupa
fenomena biofouling yaitu adhesi dan pertumbuhan spesies biologis seperti
mikroorganisme pada permukaan membran yang akhirnya membentuk lapisan
biofilm. Hal tersebut berdampak pada penurunan fluks, kerusakan struktur
membran, terhambatnya mekanisme transport, dan perlunya melakukan
pembersihan pada membran. Maka diperlukan modifikasi pembuatan membran
dengan cara pencampuran dua atau lebih jenis bahan pada pembuatan membran
yang memiliki sifat antimikroba. Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi
membran berbahan polimer dari campuran nilon dan kitosan yang diekstrasi dari
cangkang kerang mutiara. Bahan polimer jenis polyamide berupa nilon digunakan
sebagai bahan baku membran karena memiliki sifat mekanik yang baik, ukuran
pori yang kecil, dan bersifat hidrofilik sehingga dapat digunakan untuk
pengolahan air. Kemudian sebagai bahan campuran pada membran nilon tersebut
ditambahkan kitosan dari cangkang kerang mutiara (Pinctada Maxima) sebagai
antimikroba untuk menghambat bakteri pathogen dan mikroorganisme seperti
jamur, bakteri Gram-Positif dan Gram-Negatif.
Prosedur penelitian yang pertama ialah melakukan sintesis kitosan dari
cangkang kerang mutiara dengan tahapan deproteinasi, demineralisasi, dan
deasetilisasi. Kemudian tahap prosedur penelitian kedua ialah melakukan sintesis
membran termodifikasi nilon-kitosan menggunakan metode inversi fasa dengan
variasi massa (gram) nilon-kitosan sebesar 6/0, 5,8/0,2, 5,6/0,4, 5,4/0,6 dan
5,2/0,8. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi dengan menggunakan Fourier
Transform Infrared (FTIR) untuk menganalisis gugus fungsi serta nilai deasetilasi
kitosan yang diperoleh dari ekstraksi cangkang kerang mutiara. Pengujian FTIR
juga diterapkan pada membran termodifikasi nilon-kitosan untuk memeriksa
gugus fungsi nilon/kitosan pada membran yang dihasilkan. Aktivitas antibakteri
dari membran modifikasi nilon/kitosan dianalisis dengan menguji daya hambat
pertumbuhan mikroba terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif. Terakhir,
morfologi membran termodifikasi nilon-kitosan diamati menggunakan Scanning
Electron Microscope (SEM).
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
Validasi file repositori 4 Juni 2026_Dea_Firli
