Analisis Pemilihan Moda Transportasi Darat Jember-Surabaya Dengan Metode Stated Preferences

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Pada tanggal 10 April 2019 Pemerintah meresmikan jalan tol Probolinggo-Pasuruan yang menghubungkan Kota Jember ke Kota Surabaya. Dengan dibukanya jalan tol yang tersebut dapat mempengaruhi faktor ciri pemilihan moda terutama waktu perjalanan dan jarak antar kedua kota tersebut. Salah satu moda yang melewati jalan tol tersebut adalah Bus Patas. Sedangkan untuk perbandingan moda Bus Patas dipilih Kereta Api karena keberangkatan Kereta telah terjadwal dan lebih efisien untuk memindahkan manusia ataupun barang. Metode analisis yang digunakan adalah metode Stated Preference untuk mengetahui karakteristik pemilihan moda transportasi rute Jember-Surabaya. Data primer diperoleh dengan melakukan penyebaran kuesioner dan wawancara secara langsung kepada responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait, berbagai literatur, jurnal, dan internet. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian sebanyak 380 responden Kereta Api dan 180 responden Bus Patas. Dari hasil penelitian karakteristik responden pada penumpang angkutan KA rute Jember-Surabaya didominasi oleh perempuan, dengan rentang usia 20-30 tahun, berlatar pendidikan terakhir SMU/SMA/SMK, memiliki jenis pekerjaan pelajar/mahasiswa, dengan pendapatan perbulan Rp.500.000-Rp.1.000.000. Sedangkan berdasarkan hasil analisis deskriptif karakteristik perjalanan penumpang moda Kereta Api tujuan Jember-Surabaya berasal dari Kota Jember, dengan maksud perjalanan lain-lain, mayoritas pernah menggunakan Kereta Api maupun Bus Patas, namun moda yang sering digunakan adalah Kereta Api, dengan alasan pertimbangan kecepatan/waktu. Sedangkan penumpang Bus Patas didominasi oleh laki-laki, dengan rentang usia 20-30 tahun, berlatar pendidikan terakhir SMU/SMA/SMK, memiliki jenis pekerjaan pelajar/mahasiswa, dengan pendapatan perbulan Rp.500.000-Rp.1.000.000. Sedangkan berdasarkan hasil analisis deskriptif karakteristik perjalanan penumpang moda Bus Patas tujuan Jember-Surabaya berasal dari Kota Jember, dengan maksud perjalanan keluarga, mayoritas pernah menggunakan Kereta Api maupun Bus Patas, namun moda yang sering digunakan adalah Bus Patas, dengan alasan pertimbangan kemudahan (fleksibel, akses mudah, tanpa antri). Dari hasil analisis Stated Preference dengan menggunakan 2 atribut yaitu atribut Selisih biaya perjalanan dan atribut selisih waktu tempuh perjalanan untuk memperoleh fungsi utilitas dari kedua moda. Fungsi utilitas selisih biaya perjalanan (ΔX1) diperoleh UKA-UBP = -0,49999 – 0,0000223379.(X1). Fungsi utilitas selisih waktu tempuh diperoleh (ΔX2) UKA-UBP = -1,37604 – 0,023785.(X2). Probabilitas terpilihnya moda transportasi berimbang pada saat selisih biayanya Rp.22.383,- yang berarti bahwa harga tiket perjalanan Bus Patas harus sanggup menurunkan Rp.22.383,- atau dengan cara menaikkan harga tiket Kereta Api sebesar Rp.22.383 dari harga tiket eksisting. Selanjutnya probabilitas terpilihnya Bus Patas akan terus meningkat apabila selisih biaya perjalanannya berubah menjadi lebih murah atau harga tiket Kereta Api semakin mahal. Sedangkan probabilitas terpilihnya moda transportasi berimbang pada saat selisih waktu perjalanannya 58 menit, yang berarti bahwa waktu tempuh perjalanan Bus Patas harus sanggup lebih cepat 58 menit atau dengan cara membuat lebih lama perjalanan Kereta Api sebesar 58 menit dari harga tiket eksisting. Selanjutnya probabilitas terpilihnya Bus Patas akan terus meningkat apabila selisih waktu tempuh perjalananya semakin cepat, atau dengan cara semakin lama perjalanan Kereta Api akan membuat penumpang berpindah moda.

Description

Reupload Repositori File 07 April 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By