Upaya Eliminasi Stunting oleh RDS yang Terjadi pada Keluarga Menengah ke Atas di Desa Tamansari Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Selama ini stunting identik dengan keluarga berpenghasilan rendah, namun pada kenyataannya kondisi tersebut juga ditemukan pada keluarga ekonomi menengah ke atas. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa faktor ekonomi bukan satu-satunya penyebab stunting, melainkan berkaitan dengan pola asuh, rendahnya pengetahuan keluarga mengenai gizi, serta kurang optimalnya pemenuhan kebutuhan dasar anak. Dalam konteks tersebut, Rumah Desa Sehat (RDS) memiliki peran strategis dalam mendukung upaya eliminasi stunting melalui pendekatan pemberdayaan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya eliminasi stunting yang dilakukan oleh Rumah Desa Sehat (RDS) pada keluarga menengah ke atas di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas Kepala Desa, Ketua RDS, kader kesehatan, dan orang tua balita stunting. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya eliminasi stunting oleh RDS dilakukan melalui pemberdayaan keluarga yang diwujudkan dalam empat bentuk utama, yaitu edukasi keluarga mengenai gizi dan pola asuh, pendampingan keluarga melalui kunjungan rumah (door to door), penguatan kapasitas keluarga melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), One Day One Egg, pemantauan konsumsi makanan dan penimbangan rutin, serta peningkatan partisipasi keluarga dalam berbagai kegiatan kesehatan desa. Upaya tersebut mampu meningkatkan pengetahuan keluarga, mengubah perilaku pengasuhan dan pemenuhan gizi anak, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan, serta berkontribusi terhadap penurunan jumlah kasus stunting di Desa Tamansari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan keluarga yang dilakukan melalui Rumah Desa Sehat (RDS) merupakan strategi yang efektif dalam mendukung eliminasi stunting, terutama pada keluarga ekonomi menengah ke atas yang menghadapi permasalahan pola asuh dan perilaku kesehatan.
Description
Validasi file repositori 6 Agustus 2026_Firli
