Uncovering Oppression of Female Characters in Honor by Thrity Umrigar

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi penindasan perempuan dalam novel “Honor” karya Thrity Umrigar dengan menggunakan teori representasi Stuart Hall dan teori five face of oppression atau lima bentuk penindasan dari Iris Marion Young. Fokus penelitian terletak pada bagaimana tokoh perempuan, khususnya Meena, digambarkan sebagai korban dari tradisi patriarkal, intoleransi agama, dan norma budaya yang membatasi perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Meena mengalami berbagai bentuk penindasan berupa eksploitasi, marjinalisasi, ketidakberdayaan, imperialisme budaya, dan kekerasan. Bentuk bentuk penindasan tersebut mencerminkan realitas sosial yang lebih luas tentang ketidaksetaraan gender di pedesaan India, di mana perempuan kerap menghadapi diskriminasi dan ketidakadilan. Analisis ini juga menyoroti posisi kritis penulis, Thrity Umrigar, yang berangkat dari pengalaman pribadi dan sumber jurnalistik untuk menghadirkan narasi yang merebut kembali makna honor dari kendali patriarki. Dengan mengalihkan perspektif dari pelaku ke korban, Umrigar menekankan ketangguhan, keberanian, serta martabat kemanusiaan perempuan tertindas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Honor bukan hanya sebuah karya sastra, tetapi juga kritik sosial yang membangkitkan kesadaran terhadap penindasan berbasis gender yang masih terjadi serta pentingnya keadilan dan kesetaraan.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 Mei 26

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By