Pengaruh Biosaka dan Pupuk Hayati BRE4 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) serta Pemanfaatannya sebagai Booklet
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura jenis sayuran yang mudah dibudidayakan dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Saat ini, tingkat konsumsi dan kebutuhan akan sawi terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Akan tetapi, tingginya tingkat konsumsi dan permintaan pasar terhadap sawi hijau belum diimbangi dengan tingkat produksi sawi karena sering terjadinya penurunan produktivitas. Penurunan ini tidak lepas dari berbagai kendala dalam budidaya, seperti keberadaan gulma disekitar tanaman sawi dan penggunaan pupuk anorganik berlebih. penggunaan pupuk anorganik dalam jangka panjang dapat mengurangi kandungan unsur hara dan mineral dalam tanah sehingga dapat mengganggu kesuburan tanah. Oleh itu, diperlukan suatu inovasi, yaitu dengan menerapkan sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Salah satu penerapan sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan adalah melalui penggunaan biosaka. Biosaka merupakan elisitor biologis yang berperan untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit (Reflis et al., 2023). Penggunaan pupuk hayati juga dapat menjadi alternatif lain untuk menekan penggunaan pupuk anorganik. Pupuk hayati BRE4 merupakan jenis pupuk dengan formulasi cair yang mengandung mikroba aktif berupa konsorsium rhizobakteri dan bakteri endofit berupa bakteri Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. yang mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara, mengembalikan kualitas tanah yang terdegradasi, dan mampu meningkatkan produktivitas tanaman.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 20 Juli 2026_Kholif Basri
