Analisis Ontogenic Obstacles Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Bilangan Berpangkat Ditinjau dari Gaya Belajar

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki peran penting dalam membentuk dasar pemahaman peserta didik terhadap konsep-konsep matematika di jenjang pendidikan selanjutnya. Salah satu materi yang diajarkan adalah bilangan berpangkat. Namun, kenyataannya banyak peserta didik yang menghadapi kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal-soal terkait bilangan berpangkat. Kesulitan ini dapat disebabkan oleh hambatan belajar. Penelitian ini berfokus pada hambatan ontogenik. Hambatan ontogenik merupakan hambatan yang berasal dari kesiapan mental belajar peserta didik yang kurang siap dalam menerima pembelajaran. Selain hambatan ontogenik, gaya belajar peserta didik juga mempengaruhi pemahaman peserta didik dalam menerima pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis hambatan ontogenik yang dialami peserta didik SMP dalam menyelesaikan soal bilangan berpangkat ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Daerah penelitian yang dipilih adalah SMP Negeri 5 Kota Probolinggo. Angket gaya belajar terdiri dari 33 soal dan soal tes bilangan berpangkat terdiri dari 3 soal. Pemilihan subjek berdasarkan skor dominan dari hasil angket gaya belajar dan rekomendasi guru terkait kemampuan komunikasi peserta didik. Subjek yang dipilih yaitu satu peserta didik dengan gaya belajar visual, satu peserta didik dengan gaya belajar auditori, dan satu peserta didik dengan gaya belajar kinestetik. Setelah pemilihan subjek dilakukan pengerjaan tes dan think aloud dengan merekam suara subjek selama proses pengerjaan tes. Wawancara kepada subjek terpilih dilakukan setelah tes dikerjakan. Data hasil tes bilangan berpangkat, think aloud, dan wawancara dianalisis berdasarkan indikator hambatan ontogenik. Berdasarkan hasil analisis hambatan ontogenik yang dialami peserta didik SMP dalam menyelesaikan soal bilangan berpangkat ditinjau dari gaya belajar, peserta didik visual mengalami hambatan psikologis yang disebabkan oleh motivasi yang bergantung pada kemudahan materi dan cara penyampaian guru serta kurangnya inisiatif belajar secara mandiri. Peserta didik auditori mengalami hambatan psikologis yang disebabkan ketidaksukaannya terhadap matematika, cenderung bergantung pada guru dan adanya ketergantungan pada situasi belajar yang terstruktur. Peserta didik auditori juga mengalami hambatan instrumental yang karena kurangnya ketelitian dalam proses penyelesaian soal. Peserta didik kinestetik mengalami hambatan psikologis karena peserta didik yang mudah kehilangan motivasi saat menghadapi kesulitan. Hambatan konseptual juga dialami oleh peserta didik auditori karena kurang memahami konsep dasar bilangan berpangkat, dan tidak paham terhadap materi prasyarat. Selain itu, peserta didik kinestetik mengalami hambatan instrumental yang disebabkan penulisan langkah-langkah penyelesaian yang tidak runtut dan kurang teliti dalam proses pengerjaan soal.

Description

Reupload file repository 12 Februari 2026_Ratna

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By