Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Kartu Teka-Teki Terhadap Pengenalan Budaya Madura Pada Kelas IV di SDN Bugih 03 Pamekasan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini menguji efektivitas media permainan ular tangga berbasis
kearifan lokal berbantuan kartu teka-teki terhadap pengenalan budaya Madura pada
kelas IV di SDN Bugih 03 Pamekasan dilatarbelakangi oleh permasalahan di
antaranya peserta didik belum mengenal dan memahami jenis rumah adat dan
permainan tradisional Madura yang diterapkan dalam media permainan ular tangga
dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada sekolah dasar. Media permainan
ular tangga digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap
pengenalan budaya Madura.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media
permainan ular tangga dalam pengenalan budaya Madura pada peserta didik kelas
IV di SDN Bugih 03 Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
dengan desain eksperimental posttest-pretest control group. Subjek penelitian
berjumlah 52 peserta didik kelas IV. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis
dan media permainan ular tangga yang telah divalidasi oleh guru dan ahli. Data
dianalisis menggunakan uji homogenitas, normalitas, dan uji T independent.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pretes dan postes
menunjukkan peningkatan, tetapi tidak signifikan antara kelas kontrol dan
eksperimen, dengan nilai uji T sebesar -1,889 dan signifikansi sebesar 0,065.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah media permainan ular tangga berbasis
kearifan lokal berbantuan kartu teka-teki tidak menunjukkan pengaruh signifikan
terhadap pengenalan budaya Madura pada peserta didik kelas IV di SDN Bugih 03
Pamekasan. Meskipun ada peningkatan nilai, media ular tangga belum secara
signifikan efektif menggunakan media permainan ular tangga berbasis kearifan
lokal Madura berbantuan kartu teka-teki dibandingkan pembelajaran biasa. Hal ini disebabkan kurangnya waktu pelaksanaan dan banyak peserta didik yang tidak memahami aturan permainan
Description
Reaploud Repository February_agus
