Gambaran Menstrual Hygiene Pada Remaja Perempuan Di Lingkungan Pondok Pesantren Manba’ul Falah Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi

dc.contributor.authorShavira Rohmani
dc.date.accessioned2026-02-03T03:12:10Z
dc.date.issued2024-09-11
dc.descriptionReupload file repositori 3 februari 2026_PKL Fani/Firli
dc.description.abstractMenstrual hygiene merupakan masalah kebersihan pada remaja khususnya remaja awal dan remaja pertengahan. Berdasarkan Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Miftahul Ghofur sebelumnya mendapati jika sebanyak 80,6% mempunyai Tingkat pengetahuan menstrual hygiene yang buruk. Remaja yang memiliki kebiasaan menstrual hygiene yang buruk dikarenakan kurangnya pengetahuan serta tidak mengerti cara membersihkan area organ reproduksi sehingga menimbulkan suatu sikap dan kebiasaan yang buruk. Kemudahan mengakses pembalut menstruasi serta tersedianya sarana prasarana yang memadai juga mempengaruhi kebiasaan para remaja seperti frekuensi penggunaan pembalut menstruasi, kemudahan dalam pembuangan dan fasilitas air bersih yang cukup. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja santri di pondok Pesantren Manba’ul Falah sebanyak 279 remaja dan jumlah sampel sebanyak 67 sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024 setelah melalukan pengujian etik dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember dengan nomor Etik 367/UN25/.1.14/KEPK/2024 dengan etika penelitian yaitu membangun rasa percaya, menghargai hak asasi manusia, kerahasiaan dan keadilan. Hasil penelitian menghasilkan mayoritas dari responden di Pondok pesantren Manba’ul Falah yaitu responden dengan usia 14 tahun 38,4% sebanyak 26 responden dan mengalami menarche rata-rata pada usia diatas 12 tahun 35,8% sebanyak 24 responden. Saat penelitian diketahui hasil jika responden masih melakukan kebiasaan tidak mengganti pembalut dengan benar sebanyak 53,7% masih melakukan penggantian pembalut saat selesai mandi saja atau hanya 2 kali sebanyak 36 responden dan 13,4% lainnya melakukan pergantian pembalut dengan benar. Hasil skor dari kuesioner menstrual practice needs sceale menghasilkan jika 31,3% responden masih memiliki kebiasaan yang kurang baik saat menstruasi dan 68,7% lainnya melakukan kebiasaan menstrual hygiene dengan baik. Penelitian ini dapat disimpulkan jika remaja di Pondok Pesantren Manba’ul Falah masih melakukan kebiasaan menstrual hygiene dengan kurang baik. Dan mendapati banyak responden yang tidak mengganti pembalut dengan benar dan 31,3% masih melakukan kebiasaan menstrual hygiene dengan kurang baik. Semoga dengan adanya penelitian ini dapat menjadikan referensi dalam penelitian selanjutnya dan meningkatkan pengetahuan terkait dengan menstrual hygiene.
dc.description.sponsorshipDPU: DR.lis Rahmawati, S.Kep., M,Kes. DPA: Ns. Eka Afdi Septiyono, S.Kep., M.Kep.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1175
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keperawatan
dc.subjectRemaja
dc.subjectKebersihan Menstruasi
dc.titleGambaran Menstrual Hygiene Pada Remaja Perempuan Di Lingkungan Pondok Pesantren Manba’ul Falah Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Shavira rohmani - 182310101194.pdf
Size:
1.7 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: