Toksisitas Campuran Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata) dan Daun Kenikir (Cosmos caudatus) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti dan Pemanfaatannya Sebagai Buku Ilmiah Populer
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan
utama di Indonesia yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui
gigitan nyamuk Aedes aegypti. Jumlah kasus DBD yang terjadi meningkat
sepanjang tahunnya. Hal tersebut dibuktikan dari Data Kemenkes RI bahwa pada
tahun 2021 hingga awal bulan Mei tahun 2024 tercatat kasus DBD meningkat dari
73.518 kasus menjadi 91.000 kasus (Sahawati et al., 2025). Kasus-kasus ini tidak
hanya meningkat dalam jumlah, tetapi dalam tingkat keparahan dengan lebih
banyak kasus DBD yang membutuhkan perawatan rumah sakit. Oleh karena itu,
segera di lakukan pengendalian terhadap vektor nyamuk Aedes aegypti.
Pengendalian vektor DBD salah satunya dapat dilakukan menggunakan
insektisida alami. Insektisida alami yang dapat digunakan yaitu berasal dari bagian
tanaman dengan memiliki kandungan senyawa aktif metabolit sekunder yang
bersifat toksik sehingga dapat mempengaruhi tingkah laku dan sistem saraf bagi
vektor DBD dengan syarat tidak merugikan lingkungan maupun manusia di sekitar.
Tanaman sirsak dianggap memiliki potensi sebagai larvasida alami karena
mengandung senyawa acetogenin, saponin, flavonoid, alkaloid, tanin yang dapat
melumpuhkan syaraf dan mematikan sistem pernafasan yang berakibat matinya
jentik nyamuk (Nurlinawati dan Mulyani, 2020). Serta terdapat tanaman kenikir
yang memiliki potensi yang sama dengan mengandung senyawa saponin, flavonoid,
alkaloid, tanin, terpenoid.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya toksisitas
campuran ekstrak daun sirsak (Annona muricata) dan daun kenikir (Cosmos
caudatus) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti dalam waktu dedah 48
jam dan untuk menghasilkan produk akhir berupa Buku Ilmiah Populer yang valid
dan dapat digunakan untuk memperluas informasi bagi khalayak umum.
Description
Finalisasi oleh Agus 20 Juli 2026
