Analisis Mise en Scene dalam Membangun Karakter Tokoh James Bond pada Film Dr. No (1962)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitian ini membahas tentang bagaimana elemen-elemen mise-en-scene berperan dalam membangun karakter tokoh utama, yaitu James Bond, dalam film Dr. No yang disutradarai oleh Terence Young. Film ini merupakan film perdana dari waralaba James Bond dan menjadi dasar pembentukan citra tokoh James Bond dalam film-film selanjutnya. Film Dr. No dirilis pada tahun 1962, dan menampilkan Sean Connery sebagai aktor pertama yang memerankan James Bond di layar lebar. Sebagai tokoh sentral yang ikonik dalam sejarah perfilman dunia, James Bond digambarkan sebagai sosok maskulin, cerdas, berkelas, serta memiliki ketegasan dalam menjalankan misi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana elemen-elemen mise en scene seperti latar/setting, kostum dan tata rias, pencahayaan, serta pergerakan aktor (blocking) digunakan untuk membentuk dan merepresentasikan karakter James Bond dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi tidak berperan serta terhadap adegan film, studi dokumentasi (melalui cuplikan gambar adegan), dan studi pustaka. Analisis dilakukan melalui proses reduksi data terhadap adegan adegan yang dianggap paling signifikan dalam membentuk karakter, kemudian dipilih empat adegan utama berdasarkan struktur naratif tiga babak dari Syd Field: perkenalan karakter, konflik awal, klimaks, dan resolusi. Kerangka teori penelitian ini menggunakan mise en scene dari Bordwell & Thompson, dan Pratista sebagai landasan utama, serta didukung oleh teori struktur tiga babak dari Syd Field untuk memahami perkembangan karakter dari segi dramatik. Penulis juga memanfaatkan teori fungsi karakter dari Vladimir Propp untuk mengidentifikasi peran naratif James Bond dalam kerangka struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen mise en scene memainkan peran penting dalam membentuk kesan karakter James Bond. Pemilihan latar lokasi yang eksotis, penggunaan kostum formal dan elegan, pencahayaan yang menekankan kekuatan dan aura dominan tokoh, serta pergerakan aktor yang tenang namun tegas semuanya mendukung penggambaran Bond sebagai tokoh heroik dan karismatik. Setiap adegan menunjukkan konsistensi visual yang memperkuat identitas Bond sebagai agen rahasia Inggris yang profesional, tangguh, dan penuh percaya diri. Penulis menyimpulkan bahwa mise en scene tidak hanya menjadi aspek estetika dalam sinema, tetapi juga berperan krusial dalam pembentukan dan penyampaian karakter kepada penonton. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi kajian film, khususnya dalam memahami peran elemen visual dalam membentuk karakter, serta memberikan inspirasi praktis bagi sineas dan mahasiswa film dalam merancang visualisasi karakter yang kuat dan konsisten.
Description
Reupload file repository 26 Februari 2026_Yudi
