Pengaruh Jarak Tanam Dan Volume Pemberian Pupuk Organik Cair (Poc) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi Pada Sistem Tanam Jajar Legowo Di Lahan Rawa

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Pertanian memainkan peran penting dalam menjamin ketahanan pangan global, terutama di negara-negara dengan populasi besar seperti Indonesia yang sangat bergantung pada produksi padi. Namun, tantangan seperti pertumbuhan populasi yang cepat dan perubahan iklim menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan lahan pertanian. Skripsi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian padi di lahan rawa melalui penggunaan teknik inovatif seperti jajar legowo dan pemberian pupuk organik cair (POC). Penelitian ini menggunakan rancangan split-plot dengan petak utama (main plot) yang terdiri dari tiga taraf yaitu jarak tanam 20cm x 30cm x 60cm (J1), 25cm x 30cm x 60cm (J2) dan 30cm x 30cm x 60cm (J3). Sedangkan untuk anak petak (sub plot) adalah volume pemberian pupuk organik cair dengan empat taraf yaitu 50cc (V1), 100cc (V2), 150cc (V3) dan 200cc (V4) dengan konsentrasi setiap larutan adalah 7,5ml/liter yang setiap petak yang diaplikasikan 4x dengan interval 2 minggu sekali setelah tanam (HST) atau pada 14, 28, 42 dan 56HST. Percobaan tersebut diulang sebanyak tiga kali menjadi hingga menjadi 36 unit percobaan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jarak tanam dan volume pemberian POC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi di lahan rawa. Perlakuan terbaik yang direkomendasikan adalah jarak tanam 30cm x 30cm x 60cm dengan volume pemberian POC sebesar 200cc/petak. Selain itu, jarak tanam secara faktor tunggal juga memberikan pengaruh yang berbeda pada parameter : tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah tanaman perumpun, jumlah tanaman perpetak, jumlah malai perumpun, jumlah biji per malai, jumlah biji perumpun, jumlah biji perpetak, berat segar gabah perumpun, berat segar perpetak, berat kering gabah perumpun, berat kering gabah perpetak, berat 1000 biji dan potensi hasil per hektar dengan jarak tanam 30cm x30cm sebagai perlakuan terbaik. Demikian pula, volume pemberian POC memberikan pengaruh yang signifikan pada parameter : tinggi tanaman, jumlahdaun, luas daun, jumlah tanaman perumpun, jumlah tanaman perpetak, jumlah malai perumpun, jumlah biji per malai, jumlah biji perumpun, jumlah biji perpetak, berat segar gabah perumpun, berat segar perpetak, berat kering gabah perumpun, berat kering gabah perpetak, dan potensi hasil per hektar dengan volume 200cc/petak direkomendasikan sebagai perlakuan optimal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan interaksi antara jarak tanam dengan volume pemberian POC berpengaruh nyata pada parameter jumlah malai per rumpun, jumlah biji per malai, jumlah biji per petak, berat segar per tanaman, berat segar gabah per rumpun, berat kering gabah per petak, berat kering gabah per rumpun dan potensi hasil per hektar sistem tanam jajar legowo 2:1 di lahan rawa. Interaksi perlakuan J3V4 (jarak tanam 30cm x 30cm x 60cm dan volume pemberian POC 200cc/petak) direkomendasikan sebagai perlakuan terbaik. Perlakuan jarak tanam memberikan pengaruh berbedanyata terhadap semua parameter pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 di lahan rawa. Perlakuan terbaik yang di rekomendasikan adalah jarak tanam 30cm x 30cm x 60cm (J3). Perlakuan volume pemberian POC memberikan pengaruh berbedanyata terhadap semua parameter pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman kecuali berat 1000 gabah tanaman padi dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 di lahan rawa. Perlakuan terbaik yang di rekomendasikan adalah volume POC 200cc/petak (V4).

Description

Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By