Karakterisasi Morfologi Tiga Genotipe Tebu (Saccharum officinarum L.) Hasil Mutasi EMS Pada Varietas Bululawang
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pemuliaan tebu melalui mutasi EMS penting untuk memperluas keragaman genetik dan memperoleh genotipe dengan karakter agronomis lebih baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan karakter morfologi serta perbedaan signifikan antara varietas Bululawang (M1) dan tiga genotipe hasil mutasi EMS (M2, M3, M4). Percobaan dilaksanakan Juni–September 2025 di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, pada ketinggian ±141 mdpl dengan tanah lempung liat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok di lahan, dengan pengamatan kualitatif terhadap 30 karakter morfologi pada lima sampel per genotipe dan pengamatan kuantitatif jumlah batang serta diameter batang pada empat sampel per genotipe. Data kualitatif dianalisis menggunakan uji Q Cochran , sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan independent sample t-test pada taraf 5%. Hasil menunjukkan sebagian besar karakter morfologi kualitatif tidak berbeda nyata, sehingga relatif stabil terhadap varietas pembanding. Karakter bentuk mata menunjukkan perbedaan nyata (χ² = 15,000 > χ² tabel 7,815). Jumlah batang berbeda nyata pada M2 (p = 0,000243), M3 (p = 0,000863), dan M4 (p = 0,000325). Diameter batang juga berbeda nyata pada M2 (p = 0,000068), M3 (p = 0,000282), dan M4 (p = 0,000069). Mutasi EMS menghasilkan variasi morfologi selektif dan perubahan kuantitatif yang berpotensi menjadi dasar seleksi awal genotipe tebu unggul. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji stabilitas karakter pada generasi berikutnya.
Description
Finalisasi oleh agus 6 Agustus 2026
