Pengendalian Lalat Rumah (Musca domestica) Menggunakan Ekstrak Serai Dapur (Cymbopogon citratus)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) merupakan serangga yang berperan sebagai vektor mekanik, yaitu organisme yang dapat membawa berbagai mikroorganisme patogen pada permukaan tubuhnya dan menularkannya kepada manusia. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan, jumlah lalat yang diperbolehkan tidak melebihi dua ekor (>2) per grill/net. Pengendalian lalat rumah umumnya dilakukan menggunakan insektisida kimia, tetapi penggunaannya secara terus-menerus dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, resistensi serangga, serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan bioinsektisida berbahan alami seperti serai dapur (Cymbopogon citratus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak serai dapur terhadap kematian lalat rumah serta menilai potensinya sebagai bioinsektisida alami. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan desain posttest only control group design. Sampel penelitian berjumlah 350 ekor lalat rumah (Musca domestica) berumur 3–10 hari pasca penetasan pupa (eklosi) yang diperoleh dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat. Penelitian terdiri atas empat kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol (tanpa perlakuan), kelompok perlakuan konsentrasi 30%, 40%, dan 50% ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus). Setiap kelompok dilakukan pengulangan sesuai rancangan penelitian dengan pengamatan mortalitas pada jam ke-3, 6, dan 9 setelah paparan. Tahapan penelitian meliputi pembuatan simplisia serai dapur, proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol, penguapan pelarut menggunakan rotary evaporator untuk memperoleh ekstrak pekat, pembuatan larutan perlakuan, peneraan kadar semprotan, hingga aplikasi ekstrak pada lalat rumah menggunakan metode aerosol. Penelitian ini bertujuan menunjukkan bahwa ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) memiliki pengaruh terhadap kematian lalat rumah (Musca domestica). Kandungan senyawa aktif pada serai dapur berupa minyak atsiri (sitronela dan geraniol), flavonoid, serta saponin berperan dalam menyebabkan kematian lalat melalui mekanisme racun kontak (contact poison), racun pernapasan, dan racun perut. Sitronela dan geraniol bekerja dengan mengganggu sistem saraf dan respirasi lalat, sedangkan flavonoid dan saponin berperan menghambat metabolisme, merusak membran sel, serta mengganggu pembentukan energi (ATP) sehingga lalat mengalami kelumpuhan hingga kematian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 40% dan 50% dinyatakan efektif dalam membunuh lalat rumah karena memenuhi standar efikasi berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Tahun 2012, yaitu apabila mortalitas atau kejatuhan serangga uji mencapai minimal 90% dalam waktu enam jam setelah kontak. Sementara itu, konsentrasi 30% menunjukkan kemampuan membunuh lalat rumah namun belum memenuhi kriteria efektivitas yang ditetapkan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian ekstrak serai dapur terhadap kematian lalat rumah. Berdasarkan uji Mann–Whitney diperoleh nilai p-value <0,05 pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol, sehingga dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil analisis probit menunjukkan bahwa nilai LC50 pada pengamatan 3 jam berada pada konsentrasi 29,967%, sedangkan pada pengamatan 6 jam menurun menjadi 25,966%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin lama waktu paparan, konsentrasi yang dibutuhkan untuk menyebabkan kematian 50% lalat rumah semakin rendah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) berpotensi menjadi bioinsektisida alami yang ramah lingkungan dalam pengendalian lalat rumah (Musca domestica). Konsentrasi yang paling efektif adalah 40% hingga 50% karena mampu memenuhi standar efikasi, sedangkan kematian lalat rumah dipengaruhi oleh konsentrasi ekstrak dan lama waktu paparan.

Description

Validasi file repositori 18 Juni 2026_Magang SP (Ulum)_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By