Hubungan Penggunaan Metformin dan Glimepirid dengan Perbaikan Visus pada Pasien Retinopati Diabetik

dc.contributor.authorMuna Nabilathul Wahidah
dc.date.accessioned2026-09-09T03:47:11Z
dc.date.issued2026-07-22
dc.descriptionFinalisasi 9 September 2026_Yudi
dc.description.abstractDiabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa darah dan atau HbA1c pada pasien. DM sendiri memiliki berbagai komplikasi kronis makrovaskular dan mikrovaskular, salah satu komplikasi mikrovaskular dapat terjadi di retina mata yang menyebabkan retinopati diabetik (RD) pada pasien. RD sendiri merupakan salah satu penyebab utama kebutaan global dengan risiko kebutaan yang bersifat permanen pada pasien. Maka dari itu, dibutuhkan tatalaksana yang cukup komprehensif, salah satunya adalah penggunaaan obat antidiabetes pada pasien yang terdiagnosis DM. di RSD dr. Soebandi Jember terdapat dua obat antidiabetes yang paling banyak diresepkan kepada pasien, yaitu metformin dan glimepirid. Selain memiliki efek utama sebagai pengendali glukosa darah pada pasien DM, keduanya memiliki efek lain sebagai antiinfalamsi, antioksidan, dan antiangiogenik dalam penghambatan berbagai jalur patofisiologi RD. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan metformin dan glimepirid dengan perbaikan visus pada pasien retinopati diabetik. Penelitian menggunakan desain kohort retrospektif yang menggunakan data sekunder berupa rekam medis dan menggunakan total sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Didapatkan 25 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik pasien dengan NPDR, analisis bivariat menggunakan uji analisis Fisher’s Exact dikarenakan syarat uji Chi Square tidak terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan metformin dan glimepirid dengan perbaikan visus pada pasien retinopati diabetik. Dibuktikan hasil uji Fisher’s Exact p=0,275 (p>0,05). Distribusi frekuensi menunjukkan 25 pasien NPDR yang menjadi subjek penelitian, dengan 14 (56%) pasien mengalami perbaikan visus setelah menggunakan metformin atau glimepirid atau kombinasi keduanya selama minimal 3 bulan dan 11 (44%) pasien tidak mengalami perbaikan. Pasien yang menggunakan kombinasi metformin dan glimepirid memiliki angka perbaikan visus tertinggi 10 (66,7%) pasien, diikuti kelompok metformin 3 (60%) pasien, dan glimepirid 1 (20%) pasien.
dc.description.sponsorshipDr. dr.Cicih Komariah, Sp.M.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14814
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjectdiabetes mellitus
dc.subjectdiabetic retinopathy
dc.subjectmetformin
dc.subjectglimepiride
dc.subjectvisual acuity
dc.titleHubungan Penggunaan Metformin dan Glimepirid dengan Perbaikan Visus pada Pasien Retinopati Diabetik
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222010101042 - MUNA NABILATHUL WAHIDAH - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
621.19 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222010101042 - MUNA NABILATHUL WAHIDAH - BAB 1.pdf
Size:
416.46 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222010101042 - MUNA NABILATHUL WAHIDAH - BAB 2.pdf
Size:
1.39 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222010101042 - MUNA NABILATHUL WAHIDAH - BAB 3.pdf
Size:
444.19 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222010101042 - MUNA NABILATHUL WAHIDAH - BAB 4.pdf
Size:
507.45 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: