Analisis Penggunaan Full Body Harness (FBH) terhadap Stres Kerja Pekerja Ketinggian di Proyek Konstruksi
| dc.contributor.author | Aldila Putri Martyana | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-21T08:48:31Z | |
| dc.date.issued | 2026-10-08 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_21 Oktober 2026 | |
| dc.description.abstract | Stres kerja merupakan salah satu permasalahan K3 yang dapat memengaruhi kondisi psikologis, konsentrasi, produktivitas dan keselamatan pekerja. Pekerja ketinggian memiliki risiko stres lebih tinggi karena menghadapi bahaya jatuh serta tuntutan konsentrasi dan kewaspadaan selama bekerja. Salah satu faktor yang dapat berkaitan dengan munculnya stres kerja pada pekerja ketinggian adalah penggunaan Full Body Harness (FBH) yang tidak lengkap maupun tidak dalam kondisi layak pakai. Penelitian ini dilakukan pada pekerja ketinggian di PT PP proyek pelebaran ruas jalan tol Surabaya–Gempol pada bulan Juni sampai Agustus 2026. Berdasarkan studi pendahuluan masih ditemukan pekerja yang mengalami rasa khawatir ketika bekerja di ketinggian akibat penggunaan FBH yang tidak lengkap. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan FBH terhadap stres kerja karena penggunaan FBH pada pekerja ketinggian di proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 127 pekerja ketinggian dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 84 pekerja. Variabel dependen pada penelitian ini yaitu stres kerja, sedangkan variabel independen meliputi penggunaan FBH, usia, masa kerja, shift kerja, status perkawinan dan riwayat kecelakaan kerja. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Pengukuran stres kerja menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales-42 (DASS-42), sedangkan penggunaan FBH melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 84 pekerja ketinggian, mayoritas responden berada pada kelompok usia 38–47 tahun sebanyak 40 orang (47,6%), memiliki masa kerja lebih dari 3 tahun sebanyak 57 orang (67,9%), bekerja pada shift siang-malam sebanyak 42 orang (50,0%), berstatus kawin sebanyak 52 orang (61,9%), dan tidak pernah mengalami kecelakaan kerja sebanyak 60 orang (71,4%). Berdasarkan pengukuran stres kerja menggunakan DASS-42, sebanyak 62 pekerja (73,9%) mengalami stres kerja kategori parah, 15 pekerja (17,9%) mengalami stres sedang, dan 7 pekerja (9,3%) mengalami stres sangat parah dan tidak terdapat pekerja yang berada pada kategori stres normal maupun ringan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status perkawinan (p = 0,019), riwayat kecelakaan kerja (p = 0,002), dan penggunaan FBH (p = 0,042) dengan stres kerja pada pekerja ketinggian. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan antara usia (p = 0,715), masa kerja (p = 0,477), dan shift kerja (p = 0,408) dengan stres kerja. Hubungan status perkawinan bersifat negatif dengan kekuatan lemah, sedangkan riwayat kecelakaan kerja dan penggunaan FBH memiliki hubungan positif dengan kekuatan lemah. Pekerja dengan penggunaan FBH tidak lengkap lebih banyak mengalami stres kerja parah, sedangkan pekerja dengan penggunaan FBH lengkap lebih banyak mengalami stres kerja sedang. Kesimpulan penelitian ini yaitu mayoritas pekerja ketinggian mengalami stres kerja parah. Faktor yang terbukti berhubungan yaitu penggunaan FBH, status perkawinan dan riwayat kecelakaan kerja sedangkan usia, masa kerja, shift kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Saran yang dapat diberikan yaitu perusahaan perlu melakukan pemeriksaan FBH sebelum digunakan, terutama pada webbing, lanyard dan buckle, serta segera mengganti komponen yang rusak atau tidak berfungsi. | |
| dc.description.sponsorship | Kurnia Ardiansyah Akbar S.KM., M.KKK., Ph.D. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15696 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | Full Body Harness | |
| dc.subject | Tekanan Kerja | |
| dc.subject | Pekerja Ketinggian | |
| dc.subject | Konstruksi | |
| dc.subject | Keselamatan Kerja | |
| dc.title | Analisis Penggunaan Full Body Harness (FBH) terhadap Stres Kerja Pekerja Ketinggian di Proyek Konstruksi | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 242110101216 - ALDILA PUTRI MARTYANA - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 871.9 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 242110101216 - ALDILA PUTRI MARTYANA - BAB 1.pdf
- Size:
- 386.33 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 242110101216 - ALDILA PUTRI MARTYANA - BAB 2.pdf
- Size:
- 398.13 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 242110101216 - ALDILA PUTRI MARTYANA - BAB 3.pdf
- Size:
- 400.68 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 242110101216 - ALDILA PUTRI MARTYANA - BAB 4.pdf
- Size:
- 506.49 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
