Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Instalasi Listrik dan Bangunan dengan Kepuasan Peserta pada Pelatihaan Instalasi Listrik dan Bangunan di UPT Balai Latihan Kerja Jember
| dc.contributor.author | Berlian Diast Fortuna | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-02T02:17:26Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-18 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 2 Feb 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Balai Latihan Kerja Jember merupakan Unit Pelaksana Teknik (UPT) yang merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang berfokus pada kegiatanpelatihan dan berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan TransmigrasiProvinsi Jawa Timur. UPT BLK Jember memiliki berbagai program pelatihan,namun pelatihan instalasi listrik dan bangunan memiliki jumlah pendaftar yangpaling sedikit. Salah satu dugaan penyebab rendahnya minat adalah kualitaspelayanan pelatihan yang belum optimal. Latar belakang penelitian ini berawal dari fenomena rendahnya jumlah pendaftar pada program pelatihan instalasi listrik danbangunan dibandingkan dengan program pelatihan lain di BLK Jember. Skripsi inimembahas hubungan antara kualitas pelayanan pelatihan dengan kepuasan pesertapada program pelatihan instalasi listrik dan bangunan di UPT Balai Latihan Kerja(BLK) Jember. Berdasarkan kondisi tersebut, maka rumusan masalah ini adalah“Adakah hubungan antara kualitas pelayanan pelatihan dengan kepuasan pesertapelatihan pada program instalasi listrik dan bangunan di UPT BLK Jember?” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang meliputi bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), dan daya tanggap (responsiveness) berhubungan dengan tingkat kepuasan peserta pelatihan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Lokasi penelitian berada di UPT Balai Latihan Kerja Jember, yang dipilih menggunakan teknik purposive area dengan mempertimbangkan beberapa alasan tertentu. Teknik pengambil sampel menggunakan total sampling berjumlah 32 responden. Responden tersebut dipilih karena memenuhi kriteria yang sesuai dengan tujuan penelitian, yakni peserta pelatihan instalasi listrik dan bangunan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui skala likert. Dalam pengolahan data, dilakukan serangkaian analisis, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan uji pearson product moment. Uji validitas item- item pernyataan pada variabel kualitas pelayanan pelatihan (X) dan variabel kepuasan peserta (Y) dengan total 30pernyataan. Dari 30 pernyataan tersebut, dinyatakan reliabel dibuktikan dengan nilai cronbach’s alpha 0,851 yang lebih tinggi dari 0,60. Berdasarkan hasil uji statistik pearson product moment, diperoleh nilai korelasi sebesar 0,723 yang termasuk dalam kategori kuat. Sehingga, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dinilai sangat baik oleh mayoritas peserta, dan kepuasan peserta juga berada pada tingkat tinggi. Karena nilai signifikansi < 0,05 dan nilai korelasi menunjukkan hubungan yang kuat (r =0,723), maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dan kepuasan peserta pelatihan. Peningkatan kualitas pelayanan pelatihan dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepuasan dan partisipasi peserta pada program pelatihan di BLK Jember. Peningkatan kualitas pelayanan berperan penting dalam meningkatkan kepuasan peserta dan menarik minat calon peserta pelatihan. Ketiga dimensi yang digunakan ini menjadi dasar persepsi peserta terhadap mutu pelayanan. Dari ketiga indikator tersebut, indikator daya tanggap (responsiveness) menjadi dimensi yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan peserta dibandingkan dengan dua dimensi lainnya. Hal ini dikarenakan para peserta umumnya lebih cepat merasakan manfaat dari interaksi langsung,dibandingkan aspek-aspek yang bersifat fisik atau sistemik. Sementara itu, dimensi bukti fisik (tangibles) memperoleh nilai interpretasi paling rendah dibandingkan dua dimensi lainnya. Hal ini disebabkan karena fasilitas fisik seperti kelas, peralatan, kenyamanan ruang pelatihan, dan media pelatihan masih belum optimal menurut sebagian peserta. Meskipun tangibles bukan faktor utama dalam menciptakan kepuasan, aspek ini tetap penting sebagai penunjang kesan profesionalisme dan kenyamanan, sehingga perlu ditingkatkan untuk menyeimbangkan kualitas layanan secara menyeluruh. Lembaga disarankan untuk fokus meningkatkan tiga aspek utama, yaitu: bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap instruktur (responsiveness). Kemudian, pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengukur dampak jangka panjang kualitas pelayananterhadap keberhasilan peserta di dunia kerja setelah menyelesaikan pelatihan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Niswatul Imsiyah, M.Pd. Dosen Pembimbing Anggota : Nani Sintiawati, S.Pd, M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/909 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Kualitas Pelayanan | |
| dc.subject | Pelatihan Kerja | |
| dc.subject | Kepuasaan Peserta | |
| dc.subject | Balai Latihan Kerja | |
| dc.subject | Pelatihan Instalasi Listrik dan Bangunan | |
| dc.title | Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Instalasi Listrik dan Bangunan dengan Kepuasan Peserta pada Pelatihaan Instalasi Listrik dan Bangunan di UPT Balai Latihan Kerja Jember | |
| dc.type | Other |
