Potensi Asap Cair Sekam Padi untuk Menghambat Pertumbuhan Rhizoctonia solani Penyebab Penyakit Hawar Pelepah Padi secara In Vitro
| dc.contributor.author | Deril Indana Damayanti | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-11T06:41:19Z | |
| dc.date.issued | 2024-06-25 | |
| dc.description | Reupload file repository 11 februari 2026_Arif/Halima | |
| dc.description.abstract | Penyakit hawar pelepah padi merupakan salah satu penyakit tanaman padi yang dapat menyebabkan kerugian cukup besar. Patogen penyebab hawar pelepah berasal dari golongan jamur yaitu Rhizoctonia solani. Patogen ini merupakan patogen tular tanah yang dapat bertanah hidup ditanah dengan membentuk sklerotia. Salah satu alternatif pengendalian dapat menggunakan asap cair sekam padi sebagai bio fungisida. Sekam padi memiliki kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa yang dapat terurai menghasilkan senyawa antifungal melalui proses pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa dalam asap cair sekam padi yang bersifat antifungal serta potensi asap cair sekam padi dalam menghambat pertumbuhan R. solani dan konsentrasi optimal penambahan asap cair sekam padi yang dapat menghambat pertumbuhan R. solani secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode media beracun dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan (0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%) dengan 5 kali ulangan sehingga terdapat 30 unit percobaan. Analisis keragaman menggunakan ANOVA dilanjutkan dengan analisis lanjutan menggunakan uji Tukey (BNJ) dengan taraf kepercayaan 95%. Jamur R.solani yang digunakan telah dilakukan pengamatan mikroskopis dan uji patogenesitas pada benih dan tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa tertinggi pada asap cair sekam padi adalah asam asetat dengan nilai 13, 23%. Hasil penambahan asap cair sekam padi dapat memberikan pengaruh terhadap diameter, laju pertumbuhan R. solani dan daya hambat pertumbuhannya. Rerata laju pertumbuhan R. solani mengalami penurunan seiring bertambahnya konsentrasi asap cair yang ditambahkan, sedangkan rerata daya hambat asap cair terhadap R. solani mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya konsentrasi asap cair. Konsentrasi 5% asap cair yang efektif untuk menghambat pertumbuhan R. solani dengan laju pertumbuhan 0 cm/hari dan daya hambat 100%. Hal tersebut disebabkan karena senyawa fenol, asam dan karbonil yang bersifat antifungal dan dapat menganggu kerja permeabilitas membran sel jamur, transport makanan, denaturasi enzim dan protein. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Ankardiansyah Pandu Pradana, S.P., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2896 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Potensi Asap Cair Sekam Padi | |
| dc.subject | Rhizoctonia solani | |
| dc.subject | Penyakit Hawar Pelepah Padi | |
| dc.subject | In Vitro | |
| dc.title | Potensi Asap Cair Sekam Padi untuk Menghambat Pertumbuhan Rhizoctonia solani Penyebab Penyakit Hawar Pelepah Padi secara In Vitro | |
| dc.type | Other |
