Identitas dalam Novel Kereta Api Terakhir dari Paris Karya Mira W.: Kajian Psikoanalisis Jacques Lacan
| dc.contributor.author | Novianti Pratiwi | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-07T08:27:39Z | |
| dc.date.issued | 2024-07-26 | |
| dc.description | Reupload file repository 7 September 2026_Ratna Validasi dan Finalisasi Ratna 7 September 2026 | |
| dc.description.abstract | Kajian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengungkapkan adanya hasrat dalam diri manusia yang perlu dipuaskan. Kepuasan dari pemenuhan hasrat tersebut membuat diri memiliki identitas dan ke-“aku”-an. Kemunculan dari hasrat ditandai dengan penanda-penanda yang ada dalam diri manusia. Penanda-penanda ini yang akan membentuk identitas pada diri. Novel Kereta Api Terakhir dari Paris karya Mira W. merupakan salah satu novel yang menunjukkan adanya pengungkapan kebutuhan pemuasan hasrat dengan penanda-penanda dalam diri tokoh. Kajian ini bertujuan mengungkap keterkaitan antarunsur intrinsik yang meliputi tema, penokohan, latar, dan konflik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Objek material berupa novel Kereta Api Terakhir dari Paris karya Mira W. (2017). Objek formal didasarkan atas teori stuktural dan teori psikologi sastra, khususnya psikoanalisis Jacques Lacan. Satuan analisis berupa kalimat, paragraf, atau wacana yang menunjukkan unsur struktural dan psikologis. Hasil analisis struktural menunjukkan keterkaitan antarunsur struktural, yaitu antara tema, tokoh dan penokohan, latar, dan konflik. Tema mayor dalam novel berfokus kepada perasaan cinta yang berubah menjadi rasa obsesif dan posesif. Tema tersebut terkait dengan tokoh utama, yakni Arif. Tema mayor didukung oleh tema-tema minor lainnya sebagai pelengkap dan alasan berdirinya tema mayor. Tema minor dalam novel memiliki keterlibatan tokoh utama dengan tokoh tambahan, yakni Aster, Andika, dan Ario. Latar tempat (Indonesia, Prancis, dan Belanda), latar waktu (tahun 2000-an), dan latar sosial (kontradiksi golongan miskin dan golongan menangah) mendukung keutuhan cerita. Pengarang memasukkan berbagai jenis segmentasi dan klasifikasi sosial yang ada dalam masyarakat sebagai ranah untuk menyampaikan ide kepengarangan. | |
| dc.description.sponsorship | Dr. Heru Setya Puji Saputra, M.Hum. Abu Bakar Ramadhan Muhammad, S.S., M.A. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14771 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Identitas | |
| dc.subject | Novel Kereta Api Terakhir dari Paris | |
| dc.subject | Kajian Psikoanalisis Jacques Lacan | |
| dc.title | Identitas dalam Novel Kereta Api Terakhir dari Paris Karya Mira W.: Kajian Psikoanalisis Jacques Lacan | |
| dc.type | Other |
