Faktor Produksi Buah Naga dalam Penerapan Teknologi Penyinaran Lampu di Desa Wringinpitu Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi
| dc.contributor.author | Afrians Bagus Bimantoro | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-23T02:25:42Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-28 | |
| dc.description | Reaploud Repository February_agus | |
| dc.description.abstract | Buah naga merupakan komoditas hortikultura jenis buah-buahan yang memiliki prospek menjanjikan dalam sektor pertanian serta memberikan kontribusi yang siginifikan bagi perekonomian. Desa Wringinpitu Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah penghasil buah naga tertinggi. Banyaknya petani yang membudidayakan tanaman buah naga dapat menunjang tingkat produksi serta produktivitas pada daerah tersebut. Kegiatan budidaya buah naga dimulai dari pengelolaan tanah, penanaman bibit, perawatan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemanenan. Usahatani buah naga di Desa Wringinpitu terdapat sebuah inovasi pertanian yaitu teknologi penyinaran lampu, yang bertujuan untuk membantu proses pembungaan pada periode diluar musim panen (off-season). Penerapan teknologi penyinaran lampu pada buah naga ini dilakukan pada saat malam hari sebagai bantuan atau tambahan energi cahaya pengganti matahari dengan menerapkan durasi kurang lebih 6 jam per malam/hari. Meskipun tergolong daerah sentra produksi, usahatani buah naga di Desa Wringinpitu ini masih terdapat kendala yaitu terjadinya angka fluktuasi produksi tiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena pengaruh dari penggunaan input produksi yang kurang efisien. Kondisi tersebut mengakibatkan tingkat produksi pada usahatani buah naga di Desa Wringinpitu belum mencapai hasil yang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produksi buah naga dalam penerapan teknologi penyinaran lampu di Desa Wringinpitu Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan cara purposive method, yaitu di Desa Wringinpitu Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi. Penentuan daerah penelitian ini berdasarkan pada pertimbangan bahwa Desa Wringinpitu merupakan salah satu penghasil buah naga tertinggi di Kabupaten Banyuwangi, serta menerapkan inovasi teknologi penyinaran lampu pada tanaman buah naga, untuk menunjang produksi. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret hingga april tahun 2025. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan analitis. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan skunder, dengan metode pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Dari total populasi sejumlah 1.730 yang tergabung dalam 9 kelompok tani, diperoleh 43 petani buah naga sebagai responden dalam penelitian ini. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis Cobb-Douglas. Faktor Produksi yang berpengaruh nyata meningkatkan produksi buah naga yaitu variabel luas lahan, tenaga kerja, dan teknologi penyinaran lampu. Sedangkan untuk variabel pupuk dan pestisida tidak berpengaruh nyata dalam meningkatkan produksi, namun penggunaan input tersebut harus tetap digunakan dengan lebih efisien dan maksimal untuk menunjang pertumbuhan tanaman. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ir. Rachmat Udhi Prabowo, S.P., M.P., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4038 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Produksi | |
| dc.subject | Buah Naga | |
| dc.subject | Penerapan Teknologi | |
| dc.subject | Penyinaran Lampu | |
| dc.title | Faktor Produksi Buah Naga dalam Penerapan Teknologi Penyinaran Lampu di Desa Wringinpitu Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi | |
| dc.type | Other |
