Analisis Trend Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penjualan Kopi Bubuk “Kemiren Jaran Goyang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kabupaten Banyuwangi merupakan Kabupaten penghasil Kopi terbesar
kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Malang pada tahun 2019 hingga tahun
2021. Munculnya agroindustri pengolahan biji kopi memicu banyaknya produk
olahan berupa kopi bubuk lokal, tidak hanya itu coffee shop yang bermunculan
dengan beranekaragam produk berbahan dasar kopi menjadi salah satu bukti
bahwa pasar kopi di dalam negeri sangat besar dan dapat berkembang. Terdapat
beberapa kendala terutama pada agroindustri pengolahan biji kopi seperti,
permintaan yang tidak menentu, banyaknya agroindustri yang bermunculan
menyebabkan tingginya tingkat persaingan antar pelaku usaha, ketidaksesuaian
antara jumlah permintaan dan bahan baku yang tersedia, kurangnya kompetensi
SDM, pemasaran yang kurang efektif dan penguasaan teknologi serta manajemen,
selain itu, pandemi covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 menyebabkan
penurunan penjualan pada hampir seluruh pelaku usaha. Agroindustri Pathok
adalah salah satu UMKM yang merasakan dampak dari mewabahnya pandemi
covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret tahun 2020. Hal ini mengakibatkan
menurunya jumlah penjualan Kopi Bubuk Kemiren Jaran Goyang yang cukup
signifikan hingga 70%.
Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) trend penjualan Kopi Bubuk
Kemiren Jaran Goyang pada Agroindustri Pathok tahun 2013-2032, (2) faktor apa
saja yang mempengaruhi penjualan Kopi Bubuk Kemiren Jaran Goyang pada
Agroindustri Pathok, dan (3) strategi pengembangan usaha Kopi Bubuk Kemiren
Jaran Goyang pada Agroindustri Pathok. Lokasi penelitian ini ditentukan secara
sengaja, yaitu pada Agroindustri Pathok Desa Adat Kemiren Kabupaten
Banyuwangi. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling. Data pada penelitian ini diperoleh dengan cara melakukan observasi,
wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan Analisis Trend
(least square method) dan Analisis Regresi Linear Berganda menggunakan SPSS
serta Analisis SWOT.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Trend penjulan Kopi Bubuk
Kemiren Jaran Goyang tahun 2013-2022 mengalami fluktuasi cenderung
meningkat dan trend Kopi Bubuk Kemiren Jaran Goyang pada tahun 2023-2032
mengalami peningkatan atau trend positif, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi
penjualan Kopi Bubuk Kemiren Jaran Goyang pada Agroindustri Pathok di Desa
Adat Kemiren Kabupaten Banyuwangi ialah harga kopi, beban pemasran dan
saluran distribusi dengan jenis saluran distribusi produsen – pedagang besar –
konsumen, (3) Kopi Bubuk Jaran Goyang di Agroindustri Pathok berada di daerah
White Area pada matriks kompetitif relative. Strategi pengembangan yang dapat
dilakukan oleh Agroindustri Pathok ialah strategi SO.
Description
Reupload File Repositori 25 Februari 2026_Teddy/Hendra
