Prevalensi Penilaian Risiko Karies Siswa Usia 9-13 Tahun Sdn Candijati 01 dengan Metode Berbasis Android menggunakan Aplikasi Cara (Caries Risk Assessment)
| dc.contributor.author | Adelaide Jean Jacques Dozy Schlumbergerina | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-11T08:10:39Z | |
| dc.date.issued | 2024-05-17 | |
| dc.description | Reupload File Repositori 11 Februari 2026_Rudy K/Lia | |
| dc.description.abstract | Karies merupakan suatu penyakit mikrobiologis yang mengakibatkan demineralisasi dari komponen struktur jaringan keras gigi seperti enamel dan dentin. Prevalensi anak di Indonesia yang mengalami karies sebanyak 92,6%. Hal ini menunjukkan masih sangat tinggi permasalahan gigi dan mulut di Indonesia sehingga karies dapat terjadi pada siapa saja tanpa mengenal faktor apa pun. Salah satu upaya yang mudah dan dapat dilakukan sebagai bentuk pencegahan dari tingginya kejadian tersebut yaitu penilaian risiko karies. Penilaian risiko karies bertujuan untuk menentukan kemungkinan timbulnya lesi karies baru selama periode tertentu dari lesi yang sudah ada. Penelitian ini dilakukan dengan metode research and development dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di SDN Candijati 01 Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember dengan jumlah sampel sebanyak 82 siswa yaitu 40 siswa perempuan dan 42 siswa laki-laki yang berusia 9-13 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu aplikasi CARA (Caries Risk Assessment) dengan metode berbasis android. Indikator penilaian aplikasi CARA (Caries Risk Assessment) berdasarkan dari riwayat karies, riwayat perawatan gigi, dan riwayat kesehatan gigi. Hasil akhir dalam aplikasi ini menyajikan tiga tingkatan risiko karies yaitu risiko karies rendah, risiko karies sedang, dan risiko karies tinggi. Hasil penelitian yang didapatkan dengan penggunaan aplikasi CARA (Caries Risk Assessment) menunjukkan bahwa siswa dengan risiko karies rendah sejumlah 34 orang (44,34%), risiko karies sedang sejumlah 48 orang (55,66%), dan risiko karies tinggi 0%. Penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa siswa usia 9- 13 tahun SDN Candijati 01 paling banyak termasuk dalam kategori risiko karies sedang sebesar 55,66% dengan kemungkinan terhindar karies sejumlah 67,07%. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: drg. Niken Probosari, M.Kes DPA: drg. Niken Probosari, M.Kes | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2983 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | Risiko Karies | |
| dc.subject | Prevalensi Penilaian | |
| dc.subject | Aplikasi CARA | |
| dc.title | Prevalensi Penilaian Risiko Karies Siswa Usia 9-13 Tahun Sdn Candijati 01 dengan Metode Berbasis Android menggunakan Aplikasi Cara (Caries Risk Assessment) | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- ADELAIDE JEAN JACQUES DOZY SCHLUMBERGERINA - 201610101137.pdf
- Size:
- 576.15 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
