Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kesejahteraan Psikologis Perawat di Ruang Rawat Inap RSU Kaliwates Kabupaten Jember
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis perawat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di lingkungan rumah sakit. Perawat yang memiliki tingkat kepuasan kerja yang baik cenderung mampu menjalankan pekerjaannya dengan optimal, memiliki hubungan interpersonal yang positif, serta mampu mengelola tekanan kerja dengan baik. Sebaliknya, rendahnya kepuasan kerja dapat berdampak pada menurunnya kesejahteraan psikologis perawat. Berdasarkan kondisi tersebut, peneliti melakukan penelitian mengenai hubungan kepuasan kerja dengan kesejahteraan psikologis perawat di ruang rawat inap RSU Kaliwates Kabupaten Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan kepuasan kerja dengan kesejahteraan psikologis perawat di ruang rawat inap RSU Kaliwates Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan pendekatan cross sectional. Variabel kepuasan kerja diukur berdasarkan teori Spector (1985) yang meliputi aspek pekerjaan itu sendiri, gaji, kesempatan promosi, supervisi, dan rekan kerja. Sementara itu, variabel kesejahteraan psikologis diukur berdasarkan teori Ryff (1989) yang mencakup aspek otonomi, penguasaan lingkungan, pertumbuhan diri, hubungan positif dengan orang lain, tujuan hidup, dan penerimaan diri. Sampel penelitian berjumlah 66 perawat yang bekerja di ruang rawat inap RSU Kaliwates Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepuasan kerja pada kategori puas sebanyak 44 orang (66,7%) dan tingkat kesejahteraan psikologis pada kategori tinggi sebanyak 45 orang (68,2%). Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,969 yang menunjukkan hubungan positif dan sangat kuat antara kepuasan kerja dengan kesejahteraan psikologis perawat. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja memberikan kontribusi sebesar 93,9% terhadap kesejahteraan psikologis perawat, sedangkan sebesar 6,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Description
Finalisasi 10 Agustus 2026_Yudi
