Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro dengan Tingkat Kelelahan Pekerja Bebas Perkebunan Tebu (Studi Kasus di Perkebunan Tebu Kalitelepak, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi);
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Kelelahan kerja merupakan suatu mekanisme tubuh yang bertujuan untuk
melindungi diri dari rasa sakit yang berlebihan dan akan membaik apabila tubuh
melakukan istirahat. Dampak dari kelelahan kerja adalah penurunan konsentrasi
kerja juga akan mengakibatkan kecelakaan kerja. Kelelahan kerja disebabkan oleh
berbagai faktor, salah satunya adalah asupan gizi yang tidak tercukupi dengan
baik. Pentingnya gizi kerja bagi pekerja adalah untuk menyehatkan,
mencerdaskan, dan meningkatkan produktivitas kerja. Kurangnya asupan gizi
menyebabkan pekerja kehilangan konsentrasi dan akan mengakibatkan kelalaian
sampai kecelakaan kerja. Pekerja yang mengonsumsi makanan dengan nilai gizi
yang kurang akan berdampak dengan menurunnya pertahanan tubuh, kerentanan
mengalami masalah kesehatan, dan menurunnya kemampuan fisik. Perkebunan
Tebu Kalitelepak merupakan salah satu perkebunan dengan hasil panen yang
besar, dengan kuantitas tersebut tentunya dibutuhkan tenaga kerja perkebunan
dalam jumlah yang besar juga. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 30
pekerja bebas di Perkebunan Tebu Kalitelepak diperoleh hasil bahwa asupan
energi, karbohidrat, protein pekerja sebagian besar tergolong defisit tingkat berat,
sedangkan asupan lemak berlebih. Hasil lain diperoleh bahwa sebagian besar
pekerja memiliki tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
hubungan asupan energi dan zat gizi makro terhadap kelelahan pekerja bebas
Perkebunan Tebu Kalitelepak, Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi.
