Hubungan Penggunaan Media Sosial TikTok dengan Sikap Pemilihan Makanan Mahasiswa Kesehatan Universitas Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Konsumsi makanan tidak sehat masih tinggi di kalangan mahasiswa dan berkontribusi
terhadap meningkatnya prevalensi obesitas, diabetes melitus, dan hipertensi. Paparan konten terkait
makanan di TikTok dapat memengaruhi sikap mahasiswa dalam pemilihan makanan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan TikTok dan sikap pemilihan makanan pada
mahasiswa kesehatan di Universitas Jember. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan di Universitas Jember pada April–Juni 2026. Penelitian ini melibatkan 341 mahasiswa kesehatan yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi sebanyak 2.997 mahasiswa angkatan 2023–2025. Data dikumpulkan menggunakan Food Choice Questionnaire (FCQ) dan kuesioner penggunaan media sosial TikTok. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Spearman's rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Sebagian besar responden berusia 19 tahun (33,43%) dan berjenis kelamin perempuan
(80,94%). Konten edukasi merupakan konten yang paling sering ditonton di TikTok (17,00%),
sementara sebagian besar responden melaporkan durasi penggunaan harian yang singkat (52,79%)
dan frekuensi penggunaan yang rendah (63,34%). Mayoritas responden menunjukkan sikap pemilihan
makanan yang baik (97,95%). Analisis Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan positif yang
signifikan antara paparan konten memasak dengan sikap pemilihan makanan (p = 0,013; r = 0,134).
Namun, durasi penggunaan TikTok (p = 0,078) dan frekuensi penggunaan (p = 0,655) tidak
menunjukkan hubungan yang signifikan dengan sikap pemilihan makanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan konten memasak di TikTok berhubungan secara signifikan dengan sikap pemilihan makanan pada mahasiswa kesehatan, sedangkan durasi dan frekuensi penggunaan TikTok secara umum tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa jenis atau kualitas konten yang dikonsumsi di media sosial memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pembentukan sikap pemilihan makanan dibandingkan dengan seberapa lama atau seberapa sering media sosial tersebut digunakan.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 30 Juli 2026
