Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Algodoo Terhadap Kemampuan Inferensi dan Hasil Belajar Fisika Siswa
| dc.contributor.author | Diana Erista Ferli | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-07T22:32:21Z | |
| dc.date.issued | 2025-12-10 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 04 Juni 2026_Kholif Basri :: Finalisasi Repositori File 8 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis, termasuk kemampuan inferensi yang berperan penting dalam memahami konsep fisika dan menarik kesimpulan berdasarkan data. Namun hasil wawancara dengan guru fisika MAN Lumajang menunjukkan bahwa kemampuan inferensi siswa masih rendah, diiringi dengan capaian hasil belajar yang belum optimal. Permasalahan ini menegaskan perlunya model pembelajaran yang tidak hanya mendorong aktivitas siswa, tetapi juga memfasilitasi proses penemuan konsep secara mandiri. Discovery Learning merupakan model yang relevan, namun efektivitasnya sangat bergantung pada ketersediaan media yang mendukung eksplorasi. Salah satu media yang dinilai tepat adalah Algodoo, yaitu simulasi fisika interaktif yang mampu memvisualisasikan konsep abstrak seperti gerak parabola sehingga memudahkan siswa dalam observasi, analisis, dan penarikan inferensi. Terbatasnya penelitian yang mengkaji integrasi langsung antara tahapan Discovery Learning dengan fitur simulasi Algodoo menjadi dasar pentingnya penelitian ini dilakukan. Integrasi keduanya diasumsikan mampu mengatasi kelemahan Discovery Learning, sekaligus memaksimalkan pengalaman eksplorasi berbasis bukti yang dibutuhkan dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Discovery Learning berbantuan media Algodoo terhadap kemampuan inferensi dan hasil belajar fisika siswa, serta memberikan alternatif strategi pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan desain True Experiment dengan model Posttest Only Control Design, di mana pengukuran hanya dilakukan setelah perlakuan diberikan kepada kedua kelompok. Proses pengambilan sampel dilakukan melalui dua tahap, yakni uji homogenitas berdasarkan nilai UTS Fisika untuk memastikan kesetaraan kemampuan awal seluruh kelas, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan dua kelas secara acak menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas eksperimen memperoleh perlakuan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning berbantuan Algodoo, sedangkan kelas kontrol mendapatkan pembelajaran konvensional. Hasil analisis menggunakan Uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa kemampuan inferensi siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,019 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan model Discovery Learning berbantuan Algodoo berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menarik kesimpulan. Pada hasil belajar fisika, uji yang sama menghasilkan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,065 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kedua kelas. Secara keseluruhan, hasil yang lebih tinggi pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa integrasi Algodoo dalam tahapan Discovery Learning memberikan pengalaman eksploratif yang lebih efektif, membantu siswa memahami hubungan antar variabel, menguji hipotesis, dan memverifikasi konsep secara langsung melalui simulasi. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa Discovery Learning dan media simulasi interaktif mampu memberikan dampak positif pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan penguasaan konsep fisika. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berbantuan media Algodoo memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan inferensi dan hasil belajar fisika siswa MA. Perbedaan nilai rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa integrasi media simulasi Algodoo mampu mengoptimalkan proses penemuan dalam Discovery Learning, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep serta menarik kesimpulan yang logis. Dengan demikian, model ini layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Singgih Bektiarso, M.Pd., M.C.E Dosen Pembimbing Anggota: -- | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8229 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Pendidikan | |
| dc.subject | abad ke-21 | |
| dc.subject | berpikir kritis | |
| dc.subject | Discovery Learning | |
| dc.subject | relevan | |
| dc.title | Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Algodoo Terhadap Kemampuan Inferensi dan Hasil Belajar Fisika Siswa | |
| dc.type | Other |
