Nilai Budaya dalam Novel Percy Jackson & The Olympians: The Lightning Thief Karya Rick Riordan dan Film Percy Jackson & The Olympians: The Lightning Thief Karya Chris Columbus: Kajian Ekranisasi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
menonton berulang-ulang untuk menentukan data tangkapan layar adegan yang terdapat pada film yang menjadi sumber data; 3. Menganalisis data secara kualitatif dengan melakukan reduksi data dengan merangkum dan memilih data yang diperlukan, penyajian data dengan memberikan uraian singkat mengenai data yang terlah direduksi dan menarik kesimpulan atas data yang telah disajikan. Keterkaitan antarunsur dalam karya sastra dapat diketahui melalui analisis unsur struktural. Unsur struktural merupakan pembahasan penting yang dapat mengulik setiap unsur secara menyeluruh pada karya sastra. Judul novel pada penelitian ini adalah Percy Jackson & The Olympians: The Lightning Thief, yang dikarang oleh Rick Riordan. Judul tersebut merepresentasikan tokoh utama dalam novel yang memiliki hubungan dengan dewa-dewi Olympus dan dituduh mencuri petir. Tema mayor pada novel ini adalah seorang pemuda yang merupakan keturunan dewa dan dituduh mencuri petir milik Zeus, serta berjuang mengembalikan petir sebagai misi pertamanya untuk mencegah perang saudara di Olympus. Tema minor berhubungan dengan tokoh bawahan yaitu, Grover, Sally, Annabeth dan Hades yang berwatak sederhana, serta Luke yang berwatak bulat. Latar waktu menunjukkan era modern Amerika karena penceritaan yang menyebutkan peradaban barat, serta latar tempat yang menunjukkan era modern Amerika. Latar tempat pada novel yaitu Manhattan, Kota New York, Montauk, New Jersey, dan Los Angeles. Latar sosial terdapat pada lingkungan sosial Perkemahan Blasteran. Konflik-konflik yang tercipta dalam novel antara lain konflik antara manusia dan manusia, manusia dan masyarakat, manusia dan alam sekitar, suatu ide dengan ide lain, dan seseorang dengan kata hatinya. Proses pelayarputihan dari novel ke film mengalami perubahan-perubahan yang terdiri atas penciutan, penambahan dan perubahan bervariasi pada alur, latar dan tokoh. Proses perubahan yang terjadi dalam novel ke film tidak mengubah garis besar cerita pada novel. Bagian-bagian pada novel yang berpengaruh pada alur cerita tetap divisualisasikan dalam film, sedangkan bagian-bagian yang tidak memiliki pengaruh dan sulit untuk divisualisasikan akan mengalami penciutan. Penambahan dan perubahan bervarisasi pada film digunakan untuk menambah ix kesan dramatis dan menarik pada film. Nilai budaya ditunjukkan dalam novel secara menyeluruh, sedangkan pada film tidak terlalu ditonjolkan. Perubahan perubahan yang terjadi dalam adaptasi novel Percy Jackson & The Olympians: The Lightning Thief ke dalam bentuk film dapat divisualisasikan dengan baik, meskipun terdapat penyimpangan pada alur cerita yang membuat pembaca novel sedikit kecewa. Namun, penceritaan pada film tetap menarik karena dibumbui adegan romantasi Percy dan Annabeth yang tidak terdapat pada novel.
Description
Reaploud Repository February 2026_Hasyim
