Analisis Drainase Berbasis Lid Menggunakan Infiltration Trench di Perumahan Tegal Besar Permai II Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Alimah Nurul Abiyyah Bahdiyah | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-04T07:42:45Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-31 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Perubahan tata guna lahan akibat perkembangan kawasan permukiman menyebabkan meningkatnya luas permukaan kedap air sehingga kemampuan infiltrasi tanah menurun dan limpasan permukaan meningkat. Kondisi tersebut berdampak terhadap meningkatnya beban sistem drainase yang pada akhirnya menimbulkan genangan ketika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Salah satu kawasan yang mengalami kondisi tersebut adalah Perumahan Tegal Besar Permai II Kabupaten Jember. Sistem drainase yang diterapkan masih bersifat konvensional dan belum mampu mengoptimalkan proses infiltrasi air hujan ke dalam tanah sehingga sebagian besar air hujan langsung dialirkan menuju saluran drainase. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan drainase berkelanjutan yang mampu mengurangi limpasan sejak dari sumbernya melalui penerapan konsep Low Impact Development (LID).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sistem drainase eksisting, menghitung debit limpasan yang terjadi pada kawasan penelitian, serta mengevaluasi efektivitas penerapan Infiltration Trench sebagai salah satu metode Low Impact Development dalam mengurangi limpasan dan potensi genangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak Storm Water Management Model (SWMM) versi 5.2. Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa dimensi saluran, elevasi saluran, tinggi muka air, dan hasil uji infiltrasi lapangan menggunakan double ring infiltrometer, serta data sekunder berupa curah hujan harian maksimum selama 20 tahun (2006–2025), data tata guna lahan, dan data jaringan drainase. Analisis hidrologi dilakukan melalui uji konsistensi data menggunakan metode RAPS, analisis distribusi frekuensi, penentuan curah hujan rencana, perhitungan intensitas hujan menggunakan metode Mononobe, distribusi hujan temporal menggunakan Alternating Block Method (ABM), perhitungan waktu konsentrasi, serta debit limpasan menggunakan metode Rasional. Selanjutnya dilakukan pemodelan kondisi eksisting menggunakan SWMM, kemudian disimulasikan penerapan Infiltration Trench pada subcatchment yang mengalami limpasan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data curah hujan memenuhi uji konsistensi dan distribusi Log Pearson Tipe III merupakan distribusi yang paling sesuai. Curah hujan rencana kala ulang 2 tahun diperoleh sebesar 80,5 mm dengan intensitas hujan sebesar 72,85 mm/jam. Hasil uji infiltrasi lapangan menunjukkan kapasitas infiltrasi konstan sebesar 0,63 cm/jam. Kalibrasi model SWMM menghasilkan nilai RMSE sebesar 0,207, sehingga model dinilai cukup baik dalam merepresentasikan kondisi lapangan. Simulasi kondisi eksisting menunjukkan bahwa sistem drainase masih mengalami overflow pada delapan subcatchment, yang menunjukkan kapasitas saluran belum mampu mengalirkan seluruh limpasan yang terjadi. Berdasarkan hasil tersebut dilakukan perencanaan Infiltration Trench dengan kedalaman 1,0 m, lebar 0,5 m, panjang 5–25 m, dan media batu pecah berporositas 35%. Fasilitas tersebut diterapkan pada 12 subcatchment dengan total volume tampungan 34,60 m³. Hasil simulasi setelah penerapan Infiltration Trench menunjukkan terjadinya penurunan debit puncak limpasan sebesar 34,96% hingga 56,95% dibandingkan kondisi eksisting. Selain itu, seluruh titik overflow berhasil dihilangkan sehingga tidak ditemukan lagi genangan pada hasil simulasi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penerapan konsep Low Impact Development mampu meningkatkan kapasitas sistem drainase melalui peningkatan infiltrasi, pengurangan limpasan permukaan, serta pengendalian genangan pada kawasan permukiman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Infiltration Trench efektif diterapkan sebagai solusi drainase berkelanjutan di Perumahan Tegal Besar Permai II Kabupaten Jember. Penerapan metode ini mampu meningkatkan kinerja sistem drainase, mengurangi debit puncak limpasan, serta mendukung konservasi air tanah melalui peningkatan infiltrasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pengembang perumahan, maupun peneliti dalam merencanakan sistem drainase perkotaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. | |
| dc.description.sponsorship | Ir.Wiwik Yunarni Widiarti S.T., M.T. | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13052 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | tata guna lahan | |
| dc.subject | kawasan permukiman | |
| dc.subject | kedap air | |
| dc.subject | infiltrasi tanah | |
| dc.title | Analisis Drainase Berbasis Lid Menggunakan Infiltration Trench di Perumahan Tegal Besar Permai II Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221910601073 - ALIMAH NURUL ABIYYAH BAHDIYAH - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 1.07 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601073 - ALIMAH NURUL ABIYYAH BAHDIYAH - BAB 1.pdf
- Size:
- 400.1 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601073 - ALIMAH NURUL ABIYYAH BAHDIYAH - BAB 2.pdf
- Size:
- 632.87 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601073 - ALIMAH NURUL ABIYYAH BAHDIYAH - BAB 3.pdf
- Size:
- 741.8 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601073 - ALIMAH NURUL ABIYYAH BAHDIYAH - BAB 4.pdf
- Size:
- 1.42 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
