Evaluasi Fasilitas Pelabuhan Perikanan di Situbondo Berbasis Pendekatan ICZM (Integrated Coastal Zone Management)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pelabuhan perikanan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan perikanan tangkap dan ekonomi pesisir. Kabupaten Situbondo memiliki potensi perikanan yang cukup besar dengan beberapa pelabuhan perikanan yang aktif; namun, fasilitas yang ada saat ini masih belum sepenuhnya memadai untuk mendukung kegiatan perikanan yang berkelanjutan. Beberapa pelabuhan mengalami masalah seperti fasilitas dermaga yang rusak, pemecah gelombang yang tidak memadai, sistem drainase yang buruk, dan tidak adanya kolam pelabuhan. Oleh karena itu, mengevaluasi fasilitas pelabuhan perikanan berdasarkan pendekatan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (ICZM) sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan pesisir yang berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi kondisi pelabuhan perikanan yang ada dan menentukan kesesuaiannya berdasarkan kriteria ICZM, (2) mengidentifikasi variabel prioritas dalam evaluasi pelabuhan perikanan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), dan (3) merumuskan rekomendasi pengembangan serta program inisiatif untuk pelabuhan perikanan di Kabupaten Situbondo. Evaluasi dilakukan di lima pelabuhan perikanan yang aktif: Besuki, Panarukan, Jangkar, Mimbo, dan Pandean. Terhubung dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 45 Tahun 2014 tentang Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional (RIPPN).
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 05 Agustus 2026_Kholif Basri
