Implementasi Model Problem-Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Ekoliterasi Siswa SMP pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Lingkungan merupakan sumber kehidupan bagi beragam makhluk hidup, sehingga lingukngan dianggap sebagai tanggung jawab utama masyarakat. Salah satu cara untuk membentuk kepedulian dan tanggung jawab seseorang terhadap lingkungan adalah melalui jalur pendidikan. Pendidikan dapat berperan penting dalam membangun kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Manusia yang memiliki ekoliterasi rendah umumnya tidak memahami bahwa tindakannya dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Badan Pusat Statistik pada tahun 2018 mengindikasikan bahwa indeks perilaku ketidakpedulian lingkungan hidup masyarakat Indonesia menunjukkan angka 0,51. Angka tersebut mencerminkan rendahnya tingkat kesadaran lingkungan hidup di Indonesia. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan perlu ditanamkan pada anak sejak dini. Tingkat ekoliterasi siswa yang rendah juga disebabkan karena guru cenderung menggunakan model pembelajaran satu arah (teacher centered) dalam menjelaskan materi pelajaran. Pembelajaran yang bersifat satu arah tidak efettif dalam meningkatkan keaktifan siswa, sehingga kemampuan ekoliterasi siswa juga cenderung tidak optimal untuk ditingkatkan. Model PBL memberi potensi kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah dan sikap sadar akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pembelajaran IPA. Materi "ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia" dapat membentuk karakter peduli lingkungan siswa karena materi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan manusia dan lingkungan hidupnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul "Implementasi Model Problem-Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Ekoliterasi Siswa SMP pada viii Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan ekoliterasi siswa SMP melalui penerapan model Problem-Based Learning pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain “one group pretest posttest design”. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Jelbuk dengan sampel penelitian adalah 32 siswa dari kelas VII A. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian dilaksanakan selama bulan April-Mei tahun ajaran 2023/2024. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis berupa pretest dan posttest, wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Data yang dianalisi pada penelitian ini adalah data pengetahuan ekoliterasi, sikap ekoliterasi dan keterampilan ekoliterasi siswa. Hasil analisis data peningkatan pengetahuan ekoliterasi siswa memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,58 dengan kriteria sedang. Hasil angket sikap ekoliterasi siswa memperoleh rata-rata skor sebesar 85,05% yang termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil observasi keterampilan ekoliterasi siswa memperoleh rata-rata skor sebesar 82,80% yang termasuk dalam kriteria sangat baik. Dengan demikian, penerapan model Problem-Based Learning dapat meningkatkan ekoliterasi siswa di SMP Negeri 1 Jelbuk. Berdasarkan uraian hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem-Based Learning dapat meningkatkan ekoliterasi siswa SMP pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia

Description

Reupload file repository 5 Mei 2026_Ratna :: Finalisasi Repositori File 18 Mei 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By