Hubungan Antara Praktik Pemberian Pengganti ASI (PASI) dan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dini dengan Kejadian Wasting pada Anak Usia 6- 24 Bulan (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Wasting merupakan suatu keadaan penurunan berat badan (BB) secara cepat
sehingga berat badan tidak sesuai dengan tinggi badan (TB). Wasting diidentifikasi
melalui BB/PB atau BB/TB dengan rentang -3 SD sd <-2 SD. United Nations
Childern’s Fund (UNICEF) menyatakan dampak yang ditimbulkan dari wasting
yakni dampak jangka pendek dan jangka panjang. Wasting dipengaruhi secara
langsung oleh asupan zat gizi dan penyakit infeksi. Secara tidak langsung, wasting
dipengaruhi oleh ketersediaan makanan, praktik pemberian makan, serta pelayanan
kesehatan dan sanitasi. Ketidakcukupan zat gizi dapat disebabkan dari praktik
pemberian makanan yang kurang tepat, seperti pemberian PASI dan MP-ASI dini.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara praktik pemberian
PASI dan MP-ASI dini dengan kejadian wasting pada anak usia 6-24 bulan di
wilayah Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember.
Penelitian menggunakan desain case control dengan total sampel penelitian
berjumlah 124 responden dengan 62 kelompok kasus dan 62 kelompok kontrol.
Teknik sampling dengan proportional random sampling. Pengumpulan data
melalui wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang
berisi karakteristik responden, riwayat pemberian Pengganti ASI (PASI) dan
riwayat pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dini. Data dianalisis
secara univariat dan bivariat. Analisis univariat dengan menggunakan distribusi
frekuensi dan persentase tiap variabel dan analisis bivariat menggunakan uji Chisquare yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi.
Description
Reupload file repository juni dea/firli
Validasi file repositori 3 Juni 2026_Dea_Firli
