Dinamika Pabrik Lak Banyukerto di Kota Probolinggo, 1990–2014

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dinamika produksi Pabrik Lak Banyukerto milik Perhutani di Kota Probolinggo dari tahun 1990 hingga tahun 2014. Rumusan masalah mencakup hal yang melatarbelakangi berdirinya pabrik, capaian tertinggi realisasi produksi lak, berhentinya produksi lak, serta dampak pada perusahaan dan pekerjanya. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sosiologi ekonomi, dan teori struktur fungsional. Ruang lingkup spasial pada penelitian ini adalah wilayah Kota Probolinggo, sementara ruang lingkup temporalnya mencakup tahun 1990 saat masa kejayaan Pabrik Lak Banyukerto, hingga tahun 2014 merupakan produksi akhir pabrik lak. Hasil penelitian menunjukkan tahun 1990-2000 merupakan periode capaian sesuai target produksi tahunan. Pada tahun 2001 merupakan titik pembenahan managemen terhadap peningkatan produksi serta memperhatikan kualitas mutu terbaik. Hal yang menghambat proses produksi adalah terjadinya pertukaran lahan dengan PLTU Paiton yang sebagian lahan digunakan untuk proyek PLTU, kemudian masalah iklim yang menghambat proses unduhan bahan baku lak, serta yang paling sering mempengaruhi kualitas bahan baku adalah hama yang menyerang sehingga hasil unduhan terhadap bahan baku lebih sedikit. Pada periode 2001-2009 proses realisasi produksi masih stabil, namun pada periode 2010-2014 terjadi penurunan produksi secara signifikan diakibatkan kurangnya pasokan bahan baku utama produksi lak. Dampak bagi Perhutani adalah hilangnya konsumen terhadap pasar serta berdampak pada keuntungan laba perusahaan. Dampak bagi karyawan mempengaruhi pendapatan serta sebagian karyawan dimutasi dalam bidang lain, bagi karyawan lepas berdampak kehilangan mata pencaharian serta mempengaruhi kondisi ekonomi keluarganya.

Description

Finalisasi_Maya_03 September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By