Studi Pembangunan Penyulang baru Untuk Memperbaiki Kualitas Tegangan Tanpa Rekonfigurasi Jaringan Pada Sistem Jaringan 20 Kv
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS TEKNIK
Abstract
Penyulang Gumitir pada PT. PLN (Persero) ULP Kalisat memiliki panjang jaringan
sekitar 92,15 km sehingga mengalami penurunan tegangan pada bagian ujung
penyulang. Berdasarkan hasil simulasi load flow menggunakan ETAP 19.0.1,
tegangan minimum pada kondisi eksisting sebesar 17,958 kV atau 89,79% dari
tegangan nominal 20 kV. Nilai tersebut berada di bawah batas minimum standar
SPLN sebesar 18 kV, sehingga diperlukan upaya perbaikan untuk meningkatkan
kualitas tegangan pada jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi
kualitas tegangan sebelum pembangunan penyulang baru serta mengevaluasi
pengaruh pembangunan penyulang baru terhadap peningkatan kualitas tegangan.
Penyulang baru direncanakan berasal dari Gardu Induk yang sama dengan titik
pemisahan beban pada Section 6. Melalui skema ini, beban pada Section 6 hingga
Section 9 dialihkan ke penyulang baru, sedangkan beban pada Section 1 hingga
Section 5 tetap disuplai oleh penyulang eksisting. Hasil simulasi menunjukkan
bahwa pembangunan penyulang baru mampu memperbaiki profil tegangan pada
jaringan. Tegangan minimum meningkat dari 17,958 kV menjadi 19,005 kV,
sedangkan persentase jatuh tegangan menurun dari 10,21% menjadi 4,98%. Selain
itu, pembebanan yang sebelumnya terpusat pada satu penyulang menjadi lebih
merata sehingga kinerja sistem distribusi menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil
tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembangunan penyulang baru pada Section 6
efektif dalam meningkatkan kualitas tegangan pada Penyulang Gumitir. Tegangan
yang sebelumnya berada di bawah standar berhasil ditingkatkan hingga memenuhi
ketentuan SPLN, sehingga pembangunan penyulang baru dapat menjadi salah satu
alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tegangan rendah pada jaringan
distribusi 20 kV.
Description
Finalisasi Repository Hasyim September 2026
