Hubungan Indeks Menizer dengan SI dan TIBC sebagai Biomekar Skrining Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi kadar hemoglobin (Hb) berada di bawah rentang nilai normal. Saat ini anemia menjadi salah satu kontributor utama mortalitas maternal dan meningkatkan berbagai risiko komplikasi kehamilan. Etiologi anemia terbanyak disebabkan oleh defisiensi zat besi. Berdasarkan data survei kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 27,7% dan di Jawa Timur sebesar 10,58%. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Kabupaten Jember mencapai 21,2%, yang merupakan tertinggi di Provinsi Jawa Timur, dengan 19,1% dari total kasus terjadi di Kabupaten Jember. Pemerintah Indonesia telah menetapkan program untuk mengatasi masalah anemia pada ibu hamil. Namun hal ini belum cukup untuk mengetahui penyebab anemia, karena pemeriksaan yang dilakukan hanya terbatas pada Hb. Sehingga diperlukan pemeriksaan lain yang lebih mudah, murah, dan akurat, salah satunya adalah Indek Mentzer (IM). Berdasarkan permasalahan di atas, penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui hubungan nilai IM dengan SI dan TIBC pada ibu hamil sebagai biomarker skrining anemia defisiensi besi. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional, melibatkan 26 ibu hamil K1 sebagai responden dari Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari. Penelitian menggunakan data primer yang berasal dari kuesioner dan pemeriksaan laboratorium darah, yang terdiri dari MCV dan RBC untuk perhitungan IM serta kadar SI dan TIBC. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson untuk mengetahui hubungan IM dengan SI dan TIBC dengan interval kepercayaan 90% atau nilai p < 0,10. Penelitian ini melibatkan 26 ibu hamil yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Sebagian besar responden berusia kurang dari atau sama dengan 35 tahun (91,15%), riwayat tingkat pendidikan sekolah menengah atau sederajat (50,00%), memiliki penghasilan di atas UMK Kabupaten Jember (65,38%), usia kehamilan trimester 1 (50%). Analisis korelasi pearson pada penelitian ini menunjukkan IM memiliki korelasi negatif yang tidak signifikan terhadap SI pada ibu hamil (r = -0,085; p = 0,681) dan korelasi positif yang tidak signifikan terhadap TIBC pada ibu hamil (r = 0,187; p = 0,361). Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh kondisi fisiologis yang berbeda antara IM, SI, dan TIBC. Indeks Mentzer didapatkan dari perhitungan nilai MCV dan RBC yang fokus menggambarkan karakteristik seluler eritropoiesis, SI mencerminkan kadar zat besi sirkulatif dalam plasma darah, dan TIBC mengukur kapasitas total transferrin dalam plasma untuk mengikat zat besi, yang sangat bergantung pada kadar besi sistemik serta regulasi homeostasis besi melalui hormon hepsidin. Nilai SI dan TIBC mudah dipengaruhi oleh asupan zat besi, sehingga ketika mendapatkan asupan zat besi yang adekuat nilai keduanya akan meningkat yang pada dalam sebagian kasus tetap dalam rentang normal meskipun responden mungkin sebenarnya mengalami defisiensi besi sebelumnya. Pada kondisi penyakit kronis sitokin pro-inflamasi akan meningkatkan hepsidin yang memblokade penggunaan besi dan cadangan zat besi, sehingga nilai SI dan TIBC menurun sedangkan IM dapat menghasilkan nilai >13. Sehingga hubungan IM dengan SI dan TIBC dapat dipengaruhi oleh kondisi fisiologis, asupan tablet tambah darah, dan penyakit kronis. Keterbatasan penelitian ini meliputi penelitian dengan lokasi terbatas, sehingga hasil penelitian hanya dapat di generalisasikan pada sampel tersebut. Penelitian ini juga mengikutsertakan responden ibu hamil yang tidak anemia sehingga memengaruhi hasil uji statistik. Selain itu, beberapa karakteristik responden tidak diteliti pada penelitian ini, yaitu jarak antar kelahiran, riwayat anemia, pola konsumsi makanan, serta dosis dan frekuensi konsumsi TTD, yang mungkin dapat mempengaruhi status besi ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini ialah ditemukannya korelasi negatif yang tidak signifikan antara IM dengan SI dan korelasi positif yang tidak signifikan antara nilai IM dengan TIBC.

Description

Reupload file repositori 10 februari 2026_PKL Fani/Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By