Pengaruh Diabetes Health Education dengan Pendekatan Patient-Centerd Care Berbasis Self-Efficacy Terhadap Perilaku Perawatan Kaki Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit dr. Soebandi Jember
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi tantangan bagi pelayanan kesehatan. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya ulkus kaki diabetik yang berpotensi menyebabkan infeksi berat, amputasi, hingga penurunan kualitas hidup. Sebagian besar kasus ulkus kaki sebenarnya dapat dicegah melalui perilaku perawatan kaki yang tepat. Namun, masih banyak penyandang DMT2 yang belum menerapkan perawatan kaki secara optimal karena kurangnya pengetahuan, keterampilan, maupun keyakinan dalam melakukan perawatan secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga mampu melibatkan pasien secara aktif dalam proses pengambilan keputusan dan meningkatkan kepercayaan diri pasien dalam menjalankan perawatan diri. Pendekatan patient-centered care (PCC) yang dipadukan dengan penguatan self-efficacy diharapkan dapat menjadi strategi edukasi yang lebih efektif dalam meningkatkan perilaku perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh diabetes health education dengan pendekatan patient-centered care berbasis self-efficacy terhadap perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan pretest-posttest control group. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap RSD dr. Soebandi Jember pada bulan Mei hingga Juni 2026 dengan melibatkan 48 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Responden dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, masingmasing berjumlah 24 orang. Kelompok perlakuan memperoleh intervensi berupa diabetes health education yang diberikan dalam empat sesi menggunakan pendekatan patient-centered care berbasis self-efficacy, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pelayanan rutin rumah sakit. Perilaku perawatan kaki diukur menggunakan instrumen Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan paired t-test untuk melihat perubahan dalam masing-masing kelompok serta Mann-Whitney untuk membandingkan perubahan antara kedua kelompok.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 28 Juli 2026_Kholif Basri
