Peran Ayah dalam Pola Asuh Makan Anak Underweight Usia 2-5 Tahun (Studi Kualitatif di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Kondisi underweight merupakan masalah status gizi yang sering dialami oleh balita. Masalah underweight pada Kecamatan Sukorambi mencapai 14,6% di tahun 2024 dengan Desa Karangpring yang memiliki masalah underweight tertinggi sebesar 22,7% pada tahun 2024, sebanyak 20,6% anak usia 2-5 tahun mengalami kondisi underweight. Salah satu penyebab kondisi underweight adalah penerapan pola asuh makan yang tidak tepat, peran orang tua diperlukan untuk mengarahkan anak kepada pola makan yang sehat. Tanggung jawab tersebut masih dititikberatkan pada ibu padahal peran ayah juga diperlukan sebagai teladan pola makan sehat bagi anak. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi peran ayah pada pola asuh makan pada anak underweight usia 2-5 tahun di Desa Karangpring. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menggambarkan fenomena keterlibatan ayah dalam pola asuh makan. Terdapat 3 informan, yaitu informan kunci terdapat PJ UKM Gizi dan kader posyandu, informan utama terdapat ayah kandung balita underweight dan informan tambahan terdapat ibu balita underweight, pengambilan data dilakukan secara primer dengan menggunakan panduan wawancara mendalam dan buku foto makanan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dengan melihat jawaban informan dari perspektif informan lain untuk mengurangi bias jawaban informan. Penelitian ini memiliki nomor laik etik no. 615/KEPK/FKM-UNEJ/IV/2026. Hasil temuan pada pembahasan pola asuh makan menunjukkan penerapan pola asuh makan tepat sehingga frekuensi makan, porsi makan dan keragaman makanan balita usia 2-5 tahun belum mencukupi kebutuhan gizi harian anak. Frekuensi makan anak belum secara konsisten diberikan 3 kali dalam sehari, penyebabnya karena orang tua tidak memberi batasan pada pemberian camilan anak dalam sehari sehingga frekuensi camilan lebih banyak dari frekuensi makan utama. Porsi makan utama anak berdasarkan hasil recall 24 jam belum sesuai dengan porsi makan anak usia 2-5 tahun dan perhitungan gizi didapatkan kebutuhan karbohidrat dan lemak anak, hal ini disebabkan pemberian makan anak disesuaikan dengan preferensi makan anak. Keragaman makanan mayoritas sudah memenuhi 5 jenis keragaman makanan namun variasi pada tiap jenisnya belum beragam, hal ini disebabkan jenis makanan yang diberikan adalah jenis makanan sehat yang familiar bagi anak dan ketersediaan bahan makanan di tempat belanja. Hasil temuan pada peran ayah didapatkan ayah terlibat aktif dalam membentuk etika makan anak seperti membatasi penggunaan HP dan waktu bermain anak saat waktu makan bersama keluarga agar anak dapat makan tanpa distraksi. Namun, ayah balita belum terlibat aktif pada pola asuh makan seperti mengajak anak mengenal dan mencoba jenis makanan sehat baru, memberikan apresiasi, membimbing anak dalam memilih makanan sehat, membatasi konsumsi camilan anak dan memastikan pola makan anak sesuai anjuran gizi. Kurangnya peran ayah dapat berdampak pada pola asuh makan dimana orang tua menerapkan responsivitas dalam preferensi makan anak namun tidak diikuti batasan makanan tidak sehat dan aturan makan yang perlu dipenuhi anak sehingga kebutuhan gizi anak terutama pada makronutrien tidak dapat terpenuhi dan menyebabkan pertumbuhan massa otot dan berat badan anak terhambat. Hasil penelitian menggambarkan ayah sudah terlibat dalam kontrol etika makan namun belum terlibat secara aktif dalam pola asuh makan. Saran untuk pihak Puskesmas Sukorambi untuk membuat edukasi pola asuh makan dengan melibatkan ayah balita agar orang tua menyadari peran ayah dalam pola asuh makan penting dan diperlukan sebagai teladan pola makan sehat bagi anak serta orang tua balita untuk mulai memperbaiki penerapan pola asuh makan, dimulai dari memberikan batasan camilan dalam sehari, mengganti jenis camilan menjadi camilan sehat

Description

Finalisasi Agustus 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By