Kajian Kinerja Sistem Irigasi Utama Aspek Prasarana Fisik Daerah Irigasi Antirogo Kabupaten Jember
| dc.date.accessioned | 2026-01-23T08:47:40Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-25 | |
| dc.description.abstract | Prasarana irigasi yang memadai sangat diperlukan untuk ketahanan pangan nasional. Namun, data menunjukkan sebagian besar prasarana fisik di indonesia, termasuk di Daerah Irigasi (DI) Antirogo di Kabupaten Jember, mengalami kerusakan fisik yang menurunkan kinerjanya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja prasarana fisik di DI Antirogo berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/M/2015 dan menentukan strategi peningkatan berdasarkan hasil penilaian tersebut. Penelitian dilaksanakan dari Oktober hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah penilaian kuantitatif berdasarkan sistem pembobotan dalam Peraturan Menteri PUPR No. 12/PRT/M/2015 serta Petunjuk Teknis tentang Pengelolaan Aset dan Kinerja Sistem Irigasi dari Direktorat Jenderal SDA tahun 2019. Penilaian ini mengkaji enam sub aspek prasarana fisik, yaitu bangunan utama, saluran pembawa, bangunan pada saluran pembawa, saluran pembuang dan bangunannya, jalan masuk/inspeksi, serta kantor, rumah dinas dan gudang. Hasil penelitian menunjukkan kinerja aspek prasarana fisik DI Antirogo secara keseluruhan tergolong dalam kategori sedang (77,08%). Nilai ini diperoleh dari akumulasi nilai bobot sebesar 34,69 dari nilai bobot standar 45,00. Sub aspek dengan kinerja terendah adalah saluran pembuang dan bangunannya, yang memperoleh nilai 0,00% karena belum dibangun. Selain itu, ditemukan pula sub aspek yang perlu perhatian, seperti bangunan pada saluran pembawa yang hanya mencapai kondisi Sedang (79,09%) akibat tidak adanya papan operasi dan tidak berfungsinya bangunan pengukur debit. Bangunan utama juga belum optimal karena tidak adanya jembatan, papan operasi, dan pagar pengaman. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa strategi peningkatan kinerja prasrana fisik untuk DI Antirogo adalah melengkapi komponen bangunan utama yang belum dibangun, O&P yang bersifat perbaikan pada saluran pembawa, pembuatan pipa sadap sederhana pada sadap tersier yang belum memiliki bangunan pengukur debit, O&P berkala yang bersifat perawatan pada bangunan pengukur debit dan O&P berkala hingga berat papan duga pada bangunan pengukur debit | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Dr. Ir. Heru Ernanda, M.T., IPU | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/174 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknologi Pertanian | |
| dc.subject | Sistem Irigasi Utama | |
| dc.title | Kajian Kinerja Sistem Irigasi Utama Aspek Prasarana Fisik Daerah Irigasi Antirogo Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
