Hubungan antara kebutuhan dasar dengan peningkatan komunikasi interpersonal pada peserta kursus bahasa inggris di LKP Rafa English House Kab. Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Dalam era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi keterampilan yang sangat penting, sehingga kursus bahasa Inggris semakin banyak diminati. Namun, keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris tidak hanya bergantung pada metode pengajaran, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik, seperti yang dijelaskan dalam teori hierarki kebutuhan Maslow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan dasar dengan peningkatan komunikasi interpersonal pada peserta kursus Bahasa Inggris di LKP Rafa’s English House Kabupaten Jember. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara kebutuhan dasar dengan peningkatan komunikasi interpersonal peserta didik dalam kursus bahasa Inggris?. Sedangkan manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengajar dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung, serta memberikan kontribusi pada pengembangan teori pendidikan dan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Lokasi penelitian dipilih secara purposive area dengan pertimbangan bahwa lembaga tersebut menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris, memiliki banyak peminat, dan bersedia menjadi lokasi penelitian. Waktu penelitian dilaksanakan selama 4 bulan, mulai Februari hingga Juni 2025, dengan tahapan persiapan, penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, dan penyelesaian laporan. Populasi penelitian terdiri dari 200 peserta kursus berusia 18-25 tahun, dengan sampel sebanyak 40 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengukur variabel kebutuhan dasar dan komunikasi interpersonal, sementara dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Hasil uji validitas menunjukkan semua item valid (r-hitung > r-tabel), dan uji reliabilitas dengan Cronbach’s alpha menghasilkan nilai 0,783 yang menandakan instrumen reliabel. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi tata jenjang (Spearman’s Rho) untuk mengukur hubungan antara variabel X (kebutuhan dasar) dan variabel Y (komunikasi interpersonal). Interpretasi nilai korelasi mengacu pada tabel interpretasi nilai r, mulai dari sangat rendah hingga sangat kuat. Mayoritas responden pada penelitian ini adalah berjenis kelamin perempuan (70%) dan berada dalam rentang usia 21–23 tahun (50%) sedangkan laki-laki ada diangka 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kebutuhan dasar dan peningkatan komunikasi interpersonal, dengan koefisien korelasi sebesar 0,806. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan nilai rtabel (0,312), sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternat if (Hₐ) yang menyatakan adanya hubungan positif antara kedua variabel terbukti benar. Pada setiap indikator kebutuhan dasar juga menunjukkan korelasi yang kuat dengan komunikasi interpersonal. Pada x1 memiliki koefisien korelasi 0,684, x2 sebesar 0,693, dan x3 sebesar 0,609. Hal ini mengindikasikan bahwa ketiga aspek kebutuhan dasar tersebut berperan penting dalam mendorong kemampuan komunikasi peserta kursus. Secara teoritis, temuan ini selaras dengan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow yang menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar, menjadi pondasi bagi motivasi seseorang, termasuk dalam berkomunikasi. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa adanya hubungan positif dan signifikan antara pemenuhan kebutuhan dasar dengan peningkatan komunikasi interpersonal pada peserta kursus Bahasa Inggris di LKP Rafa English House. Analisis statist ik menunjukkan korelasi yang sangat kuat, sehingga hₐ diterima dan h₀ ditolak. Bagi LKP Meningkatkan program kursus untuk pengembangan skill Bahasa Inggris yang lebih baik. Saran Memperluas ruang pembelajaran Bahasa Inggris. Mendorong praktik pembelajaran langsung di masyarakat Mengembangkan penelitian dengan variabel lebih beragam dan mendalam untuk memperkaya referensi.

Description

upload by Teddy_5/2/2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By