Keberdayaan Mahasiswa Disabilitas Netra sebagai Penghuni Kos di Kabupaten Jember (Studi Kasus pada Mahasiswa Disabilitas Netra Universitas PGRI Argopuro Jember)
| dc.contributor.author | Sahwa Ramadhani Eka Putri | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-30T03:50:24Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-17 | |
| dc.description | Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis keberdayaan mahasiswa disabilitas netra sebagai penghuni kos di Kabupaten Jember, dengan studi kasus pada mahasiswa disabilitas netra Universitas PGRI Argopuro Jember. Mahasiswa disabilitas netra yang merantau untuk menempuh pendidikan tinggi menghadapi berbagai tantangan dalam menjalani kebutuhan Activity Daily Living (ADL), beradaptasi dengan lingkungan baru, serta memenuhi tuntutan akademik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana keberdayaan mereka terbentuk dan diwujudkan dalam kehidupan sebagai penghuni kos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik. Informan penelitian terdiri atas tiga mahasiswa disabilitas netra penghuni kos seabagai informan tambahan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawacara mendalam, dan dokumentasi. Analsis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberdayaan mahasiswa disabilitas netra sebagai penghuni kos tercermin melalui empat aspek utama. Pertama, keberdayaan personal, yang ditunjukkan melalui kemampuan melakukan activity daily living (ADL) secara mandiri seperti mandi, berpakaian, toileting, memasak mencuci pakaian, mengelola kebutuhan sehari-hari, serta melakukan mobilitas dan orientasi lingkungan kos. Kedua, keberdayaan psikologis, yang terlihat dari tumbuhnya kepercayaan diri, motivasi untuk menyelesaikan pendidikan, dan ketahanan diri dalam menghadapi berbagai tantangan selama merantau. Ketiga, keberdayaan sosial, yang diwujudkan melalui kemampuan membangun hubungan postif dengan sesama penghuni kos, pemilik kos, serta keterlibatan dalam komunitas disabilitas. Keempat, pemanfaatan sumber daya, yang tampak npada kemampuan memanfaatkan teknologi asistif, alat bantu mobilitas, serta dukungan sosial yang tersedia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberdayaan mahasiswa disabilitas netra terbentuk melalui proses adaptasi, pengalaman hidup, dan dukungan lingkungan sehingga mereka mampu menjalani kehidupan kos secara mandiri sekaligus mempertahankan keberfungsian sosial dan akademiknya. | |
| dc.description.sponsorship | Dr. Franciscus Adi Prasetyo., M.Si Atik Rahmawati S.Sos., M.Kesos., Ph.D | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10269 | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Keberdayaan | |
| dc.subject | Mahasiswa Disabilitas Netra | |
| dc.subject | Penghuni Kos | |
| dc.subject | Activity Daily Living | |
| dc.subject | Kemandirian. | |
| dc.title | Keberdayaan Mahasiswa Disabilitas Netra sebagai Penghuni Kos di Kabupaten Jember (Studi Kasus pada Mahasiswa Disabilitas Netra Universitas PGRI Argopuro Jember) | |
| dc.type | Other |
