Persepsi Masyarakat Dalam Layanan Belajar di PKBM Cendikia Kecamatan Kencong
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan adalah elemen utama dalam kehidupan, baik melalui jalur
formal, informal, maupun nonformal. Satu diantara bentuk pendidikan nonformal
yang berperan dalam meningkatkan kualitas masyarakat ialah Pusat Kegiatan
Belajar Masyarakat (PKBM). Pada PKBM Cendikia Kecamatan Kencong, masih
ditemukan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program-program yang
diselenggarakan. Hal ini dikarenakan rendahnya partisipasi masyarakat dalam
layanan PKBM akibat kurangnya sosialisasi, tingkat pendidikan masyarakat yang
rendah, serta kesibukan sehari-hari. Penelitian ini merumuskan masalah dengan
fokus mengenai bagaimana “Persepsi Masyarakat Dalam Layanan Belajar di
PKBM Cendikia Kecamatan Kencong?”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
dan mendeskripsikan bagaimana persepsi masyarakat terhadap layanan belajar di
PKBM Cendikia dan sejauh mana program-programnya telah memenuhi
kebutuhan masyarakat. Manfaat penelitian ini dapat menjadi acuan bagi PKBM
supaya melibatkan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi pada layanan
PKBM serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga PKBM.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan teknik
pengumpulan data dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi Penelitian
pada PKBM Cendikia Kencong ditentukan dengan teknik purposive area.
Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, di mana
informan utama terdiri dari warga belajar PKBM, tokoh masyarakat, dan
pengelola PKBM. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian
data, serta verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan
keikutsertaan, ketekunan pengamatan, serta triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian ini yaitu masyarakat memiliki persepsi beragam terhadap
berbagai layanan di PKBM Cendikia. Dalam fungsi sebagai tempat masyarakat belajar, tanggapan masyarakat menunjukkan bahwa warga belajar lebih mengenal
dan memilih program kesetaraan Paket C dibandingkan program lain seperti
PAUD dan keaksaraan. Masyarakat berpendapat bahwa beberapa program yang
ada di PKBM dapat memberikan manfaat bagi kehidupan mereka, namun
kurangnya informasi membuat mereka kesulitan memahami program lain yang
tersedia. Sebagai tempat tukar belajar, tanggapan warga belajar terhadap kegiatan
diskusi menunjukkan bahwa mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini,
namun mereka berpendapat bahwa masih terdapat kendala dalam kegiatan tukar
belajar seperti ketidakhadiran warga belajar. Sebagai pusat pengetahuan dan
informasi, tanggapan masyarakat menunjukkan bahwa mereka kurang merasakan
manfaat dari layanan tersebut. Masyarakat berpendapat bahwa mereka kurang
mendapatkan informasi yang cukup terkait ketersediaan sumber informasi.
Sebagai sentra pertemuan berbagai lapisan masyarakat, masyarakat berpendapat
bahwa PKBM hanya sebagai tempat belajar, bukan sebagai pusat pertemuan.
Tanggapan masyarakat terkait PKBM sebagai pusat penelitian masyarakat
menunjukkan bahwa mereka tidak merasakan manfaat dari layanan tersebut,
mereka berpendapat bahwa tidak melihat penelitian sebagai bagian penting
dari kegiatan PKBM.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap layanan
PKBM Cendikia Kecamatan Kencong masih beragam. Berdasarkan hasil
penelitian dari kelima fungsi layanan belajar, persepsi masyarakat yang paling
rendah yakni PKBM sebagai pusat penelitian masyarakat. Hal ini disebabkan oleh
minimnya keterlibatan masyarakat karena mereka tidak mengetahui bahwa PKBM
memiliki fungsi sebagai pusat penelitian, sehingga mereka tidak melihat manfaat
bagi kehidupan mereka. Selain itu, rendahnya sosialisasi tentang pentingnya
penelitian dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan
masyarakat membuat masyarakat tidak merasa terdorong untuk berpartisipasi.
Akibatnya, penelitian di PKBM kurang mendapatkan perhatian, dan masyarakat
tidak memiliki persepsi yang kuat tentang peran PKBM dalam layanan ini. Untuk
meningkatkan pemahaman dan keterlibatan, PKBM perlu melakukan sosialisasi
lebih aktif dan melibatkan masyarakat secara langsung dalam penelitian.
Description
Rename file repositori 3 februari 2026_ratna/dea
