Analisis Kinerja Cooling Tower Induced Draft Counterflow dengan Modifikasi Bahan Isian Serat Komposit Alami Pelepah Pisang

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Suatu industri diluar sana tentunya menggunakan alat-alat yang panas hasil kerjanya, hal tersebut harus didinginkan dengan memanfaatkan aliran air yang kontinu. supaya kembali secara maksimal. Cooling tower adalah suatu alat yang di peruntukannya untuk menurunkan atau mengekstraksi suhu panas dari air yang digunakan dan mengemisikan panasnya ke udara. Cara kerja cooling tower yaitu mengontakkan air dengan udara dan menguapkannya sebagian air tersebut. Faktorfaktor yang menentukan nilai laju perpindahan panas dari air temperature tinggi ke udara sebagai media pendinginnya juga ditentukan oleh waktu kontak air dan udara. Dalam penelitian ini peneliti ingin menggunakan bahan serat komposit pelapah pisang diharapkan cooling tower dapat meningkatkan efektivitas pendinginan dari penelitian sebelumnya. Penelitian pada cooling tower ini peneliti menganalisa nilai efektivitas, kehilangan penguapan, kapasitas pendinginan, dan L/G. Penelitian ini memakai nilai suhu air masuk sebesar 40 °C, 50 °C, dan 60 °C, kecepatan udara sebesar 5 m/s, serta ketebalan filler sebesar 10 mm, 20 mm, dan 30 mm. Pada hasil unjuk kerja cooling tower suhu awal 60 °C ketebalan filler 30 mm memiliki nilai efektivitas yang paling baik. Nilai efektivitas paling tinggi di suhu awal 60 °C ketebalan filler 30 mm sebesar 75,62 %, kehilangan penguapan paling besar disuhu awal 60 °C ketebalan filler 30 mm sebesar 0,0217 m3/jam°C, kapasitas pendinginan paling baik disuhu awal 60°C ketebalan filler 30 mm sebesar 16,45 kJ/s, dan nilai L/G paling rendah pada suhu air masuk 60 °C ketebalan filler 30 mm sebesar 0,096.

Description

Reuploud file repositori 28 Jan 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By